Breaking News:

Virus Corona

PM Jepang Bantah Kasus Covid-19 Meningkat Gara-gara Penyelenggaraan Olimpiade Tokyo

Target PM Jepang adalah 40 persen semua penduduk di Jepang akhir Agustus 2021 sudah divaksinasi dosis kedua.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
PM Jepang Yoshihide Suga saat jumpa pers, Kamis (17/6/2021) malam. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menolak adanya anggapan yang menyatakan bahwa kasus Covid-19 di Jepang meningkat gara-gara penyelenggaraan Olimpiade Tokyo.

"Penyebab penyebaran infeksi corona bukan karena Olimpiade Tokyo sebagai penyebabnya, karena tidak ada penonton dan arus orang ditekan dengan menonton melalui TV dan tindakan menyeluruh diambil keseluruhan di semua lini kehidupan," kata PM Yoshihide Suga saat konferensi pers, Jumat (30/7/2021).

Perdana menteri juga menggambarkan periode pencegahan infeksi menyeluruh sebagai "untuk sementara waktu sampai vaksinasi lebih efektif."

Dia mengatakan akan mencari waktu pembatalan berdasarkan status vaksinasi, jumlah orang yang sakit parah, dan tingkat penggunaan tempat tidur.

"Kami akan mengambil tindakan dengan tekad bahwa deklarasi ini akan menjadi yang terakhir kali," ujar PM Suga.

Di empat prefektur yang baru menjadi target keadaan darurat (Saitama, Chiba, Kanagawa dan Osaka), pemerintah meminta restoran yang menyajikan minuman beralkohol menahan diri untuk tidak berbisnis.

Baca juga: Bulutangkis Olimpiade Tokyo: Antonsen Incar Rekor Baru, Anthony Ginting Wajib Waspada

"Di wilayah sasaran tindakan prioritas, minuman beralkohol diizinkan untuk disajikan hingga pukul 19.00 dalam kondisi tertentu, tetapi kebijakan penanggulangan dasar yang baru terbatas pada saat infeksi sedang dalam tren menurun," tambahnya.

Kebijakan dasar juga mencakup penguatan permintaan untuk menahan diri dari perilaku berisiko tinggi infeksi seperti minum di jalan.

Dia juga mengatakan akan melanjutkan dengan pemeriksaan prospek masa depan seperti tingkat infeksi yang disebabkan oleh peningkatan tingkat vaksinasi dan dampaknya terhadap sistem penyediaan perawatan medis saat melakukan percobaan demonstrasi.

Target PM Jepang adalah 40 persen semua penduduk di Jepang akhir Agustus 2021 sudah divaksinasi dosis kedua.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved