PDB Jepang April-Juni 2021 Meningkat 0,3 Persen

Selain menjual perangkat lunak video game rumahan, permintaan pengganti untuk smartphone juga berkontribusi besar dalam pertumbuhan PDB.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Menara Sky Tree dan suasana Tokyo dari udara. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Angka awal untuk Produk Domestik Bruto (PDB) untuk periode April-Juni 2021 yang diumumkan oleh Kantor Kabinet Jepang diasumsikan meningkat sebesar 0,3 persen dari kuartal sebelumnya secara riil, tidak termasuk fluktuasi harga.

"Laju kenaikan ini diperkirakan akan berlanjut selama satu tahun dan tingkat tahunan meningkat sebesar 1,3 persen," ungkap sumber Tribunnews.com, Senin (16/8/2021).

Pertumbuhan positif tersebut merupakan yang pertama dalam dua kuartal sejak kuartal Oktober-Desember tahun lalu.

Ekspor kuat dengan latar belakang ekspansi ekonomi luar negeri, tetapi konsumsi pribadi lamban karena efek menahan diri untuk ke luar rumah karena penyakit virus corona.

Baca juga: Banjir dan Longsor di Jepang, 6 Korban Tewas, Petugas Masih Mencari 4 Warga yang Hilang

"Hal ini masih jauh dari pemulihan ekonomi skala penuh," ujarnya.

Berdasarkan item, konsumsi pribadi meningkat sebesar 0,8 persen dari kuartal sebelumnya, peningkatan pertama dalam dua kuartal.

Selain menjual perangkat lunak video game rumahan karena "membutuhkan permintaan", permintaan pengganti untuk smartphone juga berkontribusi besar dalam pertumbuhan PDB tersebut.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved