Breaking News:

Virus Corona

6 Orang di SMP Chiba Jepang Terpapar Covid-19 Setelah Menonton Paralimpiade Tokyo

Guru yang terpapar Covid-19 memimpin para siswa dengan bus ke Makuhari Messe di Kota Chiba.

Editor: Dewi Agustina
Foto Wikipedia
Gedung Kantor Wali Kota Chiba Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebanyak enam orang di sebuah sekolah menengah pertama kotamadya di Kota Chiba terinfeksi virus corona, termasuk guru yang memimpin "pengawasan kerja sama sekolah" Paralimpiade Tokyo.

Kota Chiba akan melanjutkan pemeriksaan kepada para siswanya.

Menurut Pemda Chiba, enam guru berusia tiga puluhan dan lima puluhan tahun dinyatakan positif corona pada tanggal 29 Agustus di sebuah sekolah menengah pertama di kota itu.

Dua di antaranya terinfeksi setelah bekerja dalam program "kerja sama sekolah" di Paralimpiade Tokyo yang diadakan pada tanggal 25 Agustus lalu dan menonton Paralimpiade bersama murid-murid sekolah.

Guru yang terpapar Covid-19 memimpin para siswa dengan bus ke Makuhari Messe di Kota Chiba.

Sebanyak 18 siswa berada di dalam dua bus yang ditumpangi kedua guru tersebut.

Pada hari itu guru tersebut tidak menunjukkan gejala, namun setelah itu muncul gejala seperti demam.

Selain itu, ketiga guru tersebut telah mewawancarai sekitar 100 siswa selama liburan musim panas sejak tanggal 23 Agustus 2021.

Menurut Kota Chiba, total sekitar 120 siswa telah melakukan kontak dengan enam guru, dan akan dilanjutkan dengan tes PCR di masa depan.

Baca juga: 2 Warga Jepang Meninggal Setelah Disuntik Vaksin Moderna dari Batch yang Tercemar

Semester baru sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kota Chiba akan dimulai pada tanggal 30 Agustus ini.

Tetapi sekolah menengah pertama ini akan ditutup sementara selama 5 hari hingga tanggal 3 September akibat 6 orang terinfeksi corona.

Kota Chiba memiliki kebijakan untuk terus "mengawasi kerja sama sekolah", tetapi Dewan Pendidikan Kota Chiba mengatakan, "Di masa depan, kami ingin mempertimbangkan untuk melakukan tes PCR awal untuk para guru yang akan memimpin rombongan menonton Paralimpiade."

Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved