Konflik Rusia Vs Ukraina
Zelensky Serukan Pembangunan Sistem Pertahanan Anti-Balistik Eropa dalam Setahun
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyerukan pembangunan sistem pertahanan anti-rudal balistik Eropa
Ringkasan Berita:
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyerukan pembangunan sistem pertahanan anti-rudal balistik Eropa
- Ia mengungkapkan bahwa Ukraina sudah menjalin pembicaraan dengan beberapa negara untuk mewujudkannya.
- Pertahanan terhadap rudal balistik menjadi salah satu tantangan terbesar Ukraina, mengingat sistem Patriot AS yang mampu mencegatnya kini semakin langka akibat penggunaannya secara masif di Teluk Persia melawan serangan Iran.
TRIBUNNEWS.COM - Eropa harus memiliki sistem pertahanannya sendiri terhadap senjata balistik, dan Ukraina sudah menjalin pembicaraan dengan beberapa negara mengenai pembentukannya, demikian disampaikan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Minggu (19/4/2026).
Dilansir Reuters, pertahanan terhadap rudal balistik merupakan salah satu tantangan terbesar Ukraina dalam perang melawan Rusia, mengingat hanya jenis rudal tertentu yang digunakan dalam sistem Patriot buatan Amerika yang mampu mencegat rudal balistik Rusia.
Rusia menggunakan rudal balistik untuk menyerang infrastruktur energi Ukraina, menghancurkan pembangkit listrik termal dan sistem transmisi listrik.
"Saya percaya, dan gagasan saya adalah bahwa kita harus memiliki sistem pertahanan rudal anti-balistik Eropa. Kami sedang dalam pembicaraan dengan beberapa negara dan sedang bekerja ke arah ini," kata Zelenskyy kepada saluran TV nasional, Marathon.
"Kita perlu membangun sistem pertahanan rudal anti-balistik kita sendiri dalam setahun," tambahnya.
Zelenskyy mengatakan tugas ini sangat sulit tetapi realistis, dan menambahkan bahwa ia telah mendiskusikannya dengan negara-negara Eropa utama, meskipun ia tidak menyebut nama mereka.
Ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.518, AS Tetap Longgarkan Sanksi Minyak, Kremlin Sumringah
Namun demikian, Fire Point, produsen rudal jelajah Flamingo milik Ukraina, mengatakan kepada Reuters bulan ini bahwa pihaknya sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan-perusahaan Eropa untuk meluncurkan sistem pertahanan udara baru pada tahun depan, sebagai alternatif berbiaya rendah terhadap sistem Patriot yang semakin sulit didapat.
Rudal Patriot semakin langka di tengah penggunaan masif di Teluk Persia untuk menghadapi serangan Iran. Dan satu-satunya sistem anti-balistik Eropa, SAMP/T buatan Italia-Prancis, diproduksi dalam jumlah yang relatif sedikit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Facebook-Zelenskyyy-23423.jpg)