Senin, 11 Mei 2026

POPULER Internasional: Profil 7 Pemimpin Afghanistan | Lonjakan Kasus Covid-19 di Singapura

Berita populer Internasional 24 jam terakhir, di antaranya profil 7 petinggi Taliban yang akan menjalankan pemerintahan Afghanistan.

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Arif Fajar Nasucha
Kolase Tribunnews/AFP
Berita populer Internasional 24 jam terakhir, di antaranya profil 7 petinggi Taliban yang akan menjalankan pemerintahan Afghanistan. 

Anthony Fauci, Kepala Penasihat Medis untuk Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, didesak mengundurkan diri setelah dokumen yang baru saja dirilis menunjukkan bahwa lembaganya mendanai penelitian yang berbahaya di China.

Meskipun ada bantahan keras yang telah dia disampaikan sebelumnya.

Dikutip dari laman Russia Today, Rabu (8/9/2021), tuntutan pemecatan ini muncul setelah The Intercept memperoleh lebih dari 900 halaman materi terkait penelitian virus corona yang didanai oleh lembaga Fauci yakni Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID).

Termasuk permintaan hibah yang sebelumnya tidak dipublikasikan dari organisasi yang berbasis di AS itu, yang telah menyerahkan dana federal ke Institut Virologi Wuhan (WIV) untuk penelitian 'kontroversial' di China.

Baca juga: Covid-19 Berdampak Menghancurkan Bagi Pasien HIV, TB dan Malaria

Sementara itu, Senator Rand Paul dari Partai Republik untuk negara bagian Kentucky yang telah berulang kali berdebat dengan Fauci selama pandemi Covid-19, kembali menggembar-gemborkan dokumen dump dalam cuitan di akun Twitternya pada Selasa kemarin.

"Materi ini membuat semuanya menjadi sangat jelas bahwa Fauci perlu dimintai pertanggungjawaban," cuit Paul.

Ia mencatat bahwa dirinya telah meminta Departemen Kehakiman untuk meninjau apa yang dilakukan Fauci yang dituding 'berbohong' dalam memberikan kesaksian pada kongres sebelumnya.

Dokumen-dokumen yang diterbitkan oleh The Intercept itu menunjukkan bahwa organisasi yang berbasis di AS, yakni EcoHealth Alliance telah mendapatkan pendanaan sekitar 3,1 juta dolar AS yang disetujui oleh NIAID.

Menurut catatan pemerintah lainnya, angkanya kemudian meningkat menjadi melebihi 3,7 juta dolar AS secara keseluruhan.

Dari hibah itu, 599.000 dolar AS telah disalurkan ke WIV, khususnya untuk mendanai pekerjaan 'mengidentifikasi dan mengubah virus corona kelelawar yang kemungkinan menginfeksi manusia'.

BACA SELENGKAPNYA >>>

4. Kasus Covid-19 Naik, Singapura Terjebak di 'Hidup Berdampingan dengan Virus' atau 'Kembali ke Awal'

Perjalanan bebas karantina dan dilonggarkannya jarak sosial adalah janji yang diberikan pemerintah Singapura kepada warganya untuk mempercepat vaksinasi, SCMP melaporkan.

Kini, 88 persen dari populasi negara yang memenuhi syarat telah divaksinasi penuh.

Selama hampir dua tahun, Singapura menutup perbatasannya dan memberlakukan pembatasan ketat.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved