Sabtu, 30 Agustus 2025

Tidak Boleh Memotret, Seorang Tentara Singapura Pilih Membuat Sketsa Kegiatan saat Latihan Militer

Karena tidak boleh mengambil gambar saat latihan militer, seorang tentara Singapura memilih membuat sketsa kegiatan sehari-hari di bukunya.

CNA
Tentara Singapura, Asher Ong membuat sketsa kegiatan sehari-harinya saat mengikuti latihan dasar militer. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang tentara Angkatan Bersenjata Singapura membuat sketsa kegiatan sehari-harinya saat mengikuti pelatihan dasar militer.

Prajurit (PTE) Asher Ong saat ini sedang menjalani Basic Military Training (BMT) atau Latihan Dasar Militer di Pulau Tekong.

Karena tidak boleh mengambil gambar saat BMT, PTE Ong memilih membuat sketsa di bukunya.

Dikutip dari CNA, saat pergi ke lapangan untuk pelatihan atau operasi, para prajurit membawa dua benda sangat penting yang disimpan dekat tubuh.

Baca juga: Ditjen Hubla Fasilitasi Pemberian Santunan ABK WNI yang Meninggal di Singapura

Baca juga: Sinovac Pasok 101.000 Dosis Vaksin Tambahan ke Singapura

Benda pertama adalah tanda pengenal yang digantung di leher dan menempel di dada.

Kedua adalah first-aid dressing (FAD), yang disimpan di saku celana sisi kanan dekat lutut.

Tak hanya dua benda tersebut, PTE Ong memiliki satu barang lainnya yang dibawa ke manapun ia pergi, yakni buku sketsa hitam kecil.

Buku sketsa itu ia letakkan di saku celananya.

Buku setebal 250 halaman itu ia pakai untuk menggambar sketsa.

Sketsa dari Asher Ong, seorang tentara Singapura.
Sketsa dari Asher Ong, seorang tentara Singapura.

PTE Ong menggambar sketsa adegan rekan-rekannya saat beristirahat di tempat tidur, hingga latihan yang lebih teknis, seperti menembak langsung ke jarak tembak.

Pada 31 Agustus 2021, sebagian gambar dari sketsanya diterbitkan di halaman Facebook Basic Military Training Center (BMTC).

Postingan yang telah dibagikan lebih dari seribu kali, dengan lebih dari 1.700 reaksi tersebut menarik banyak pujian dan kekaguman.

PTE Ong mengatakan kepada CNA, Rabu (15/9/2021), dia menggambar sketsa tersebut sebagai cara untuk menunjukkan kepada keluarganya apa yang dia alami di BMT.

Tentara Singapura membuat sketsa kegiatan saat mengikuti pelatihan dasar militer.
Tentara Singapura membuat sketsa kegiatan saat mengikuti pelatihan dasar militer. (CNA)

Pasalnya, ketika melakukan latihan dasar militer, tentara tidak boleh mengambil gambar.

Anak tertua dari tujuh bersaudara itu mengatakan, keempat saudara perempuannya "tidak akan pernah mengalami apa yang saya alami, dan saya melakukan (menggambar sketsa) untuk mereka juga."

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan