Breaking News:

Perusahaan Pengumpul Kertas Bekas di Shizuoka Jepang Terbakar, Seorang Penghuninya Tewas

Api hampir membakar habis rumah lantai dua yang sekaligus sebagai kantor itu.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Perusahaan pengumpul kertas bekas di Kota Yaizu, Prefektur Shizuoka, Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Saito Paper Fee, sebuah perusahaan pengumpul kertas bekas di Kota Yaizu, Prefektur Shizuoka, Jepang terbakar, Minggu (19/9/2021) pagi.

Petugas menemukan jenazah Tatsumi Ishii (70) yang tinggal di rumah itu di kediaman lantai dua.

Menurut polisi, seorang pejalan kaki menghubungi pemadam kebakaran sekitar pukul 04.00 pagi.

"Saya bisa melihat asap putih dari kantor pabrik," kata pejalan kaki itu kepada petugas pemadam kebakaran.

Api hampir membakar habis rumah lantai dua yang sekaligus sebagai kantor itu.

Baca juga: 44 Negara Termasuk Indonesia Ditangani Secara Khusus untuk Tindakan Pembatasan Memasuki Jepang

Petugas pemadam kebakaran yang tiba langsung memadamkan api selama sekitar empat jam kemudian atau selesai sekitar jam 8 pagi.

Api tidak merembet ke gudang yang menyimpan kertas di lokasi yang sama.

Polisi dan departemen pemadam kebakaran sedang melakukan inspeksi di lokasi untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved