Breaking News:

POPULER Internasional: Taliban Minta Diizinkan Pidato di Sidang Umum PBB | Gempa Bumi di Melbourne

Berita populer Internasional, di antaranya Taliban yang meminta izin untuk berbicara di depan para pemimpin dunia di Sidang Umum PBB minggu ini.

Kolase Tribunnews/AFP
Berita populer Internasional, di antaranya Taliban yang meminta izin untuk berbicara di depan para pemimpin dunia di Sidang Umum PBB minggu ini. 

TRIBUNNEWS.COM - Rangkuman berita populer Tribunnews di kanal Internasional dapat disimak di sini.

Menteri Luar Negeri Afghanistan yang dipilih Taliban, meminta kepada PBB untuk mengizinkan perwakilannya berbicara di depan para pemimpin dunia pada pertemuan Majelis Umum PBB.

Majelis Umum PBB digelar minggu ini, Presiden Brasil Jair Bolsonaro menjadi pemimpin pertama yang berpidato.

Sementara itu di Texas, pasangan suami istri diusir dari restoran karena memakai masker.

Kabar lain, gempa dengan magnitudo 6 mengguncang Melbourne  Australia, peristiwa yang terbilang jarang terjadi di benua tersebut.

Selengkapnya, ini berita populer Internasional dalam 24 jam terakhir.

1. Taliban Surati Sekjen PBB, Minta Perwakilannya Diizinkan Berpidato di Sidang Majelis Umum

Menteri Luar Negeri Taliban, Amir Khan Muttaqi (tengah)
Menteri Luar Negeri Taliban, Amir Khan Muttaqi (tengah) (AFP)

Menteri Luar Negeri Afghanistan yang dipilih Taliban, Amir Khan Muttaqi mengirim surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Seorang juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan, surat yang dikirim Taliban berisi permintaan kepada PBB untuk mengizinkan perwakilannya berbicara dengan para pemimpin dunia pada pertemuan Majelis Umum PBB minggu ini di New York, Selasa (21/9/2021).

"Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menerima surat dari Amir Khan Muttaqi yang ditunjuk Taliban meminta untuk berpartisipasi dalam debat tingkat tinggi itu," kata Dujarric dikutip dari CNA.

Halaman
1234
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved