Breaking News:

China Bebaskan Dua Warga Kanada Yang Diduga Mata-mata Setelah Bos Huawei Dibebaskan

China membebaskan dua warga Kanada yang dituduh sebagai mata-mata, setelah Kanada membebaskan bos Huawei yang dituduh melakukan penipuan

Editor: hasanah samhudi
AFP
Kepala keuangan Huawei Meng Wanzhou (tengah) berbicara kepada media di Mahkamah Agung British Columbia setelah sidang ekstradisinya berakhir dengan kemenangannya, di Vancouver British Columbia, Kanada pada 24 September 2021. 

"Selama 1.000 hari terakhir, mereka telah menunjukkan kekuatan, ketekunan, dan ketangguhan,” ujarnya.

Dikatakannya, kedua warga Kanada itu pulang dengan didampingi Dominic Barton, Duta Besar Kanada untuk China.

Kovrig adalah mantan diplomat yang dipekerjakan oleh International Crisis Group, sebuah think tank yang berbasis di Brussels.

Spavor adalah anggota pendiri sebuah organisasi yang memfasilitasi hubungan bisnis dan budaya internasional dengan Korea Utara.

Pada Agustus tahun ini, pengadilan China menghukum Spavor 11 tahun penjara karena melakukan spionase. Namun belum ada keputusan dalam kasus Kovrig.

Baca juga: Inggris Mulai Bersih-bersih Keterlibatan Huawei di Proyek Peluncuran 5G

Baca juga: Kementerian Pertahanan Lithuania Minta Warganya Jangan Memakai Ponsel Buatan China, Ini Alasannya

Dalam sebuah pernyataan, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan negaranya senang dengan keputusan China,.

Namun ia menegaskan, kedua warga Kanada itu telah menderita "lebih dari dua setengah tahun penahanan sewenang-wenang".

Sebelumnya pada hari Jumat (24/9/2021), seorang hakim Kanada memerintahkan pembebasan Meng, kepala keuangan Huawei.

Ini dilakukan setelah Meng mencapai kesepakatan dengan jaksa AS atas tuduhan penipuan terhadapnya.

"Selama tiga tahun terakhir hidup saya telah terbalik," katanya kepada wartawan di luar gedung pengadilan Vancouver.

Baca juga: Eropa Larang Penerapan Teknologi 5G dari Huawei, Apa Alasannya?

Baca juga: Huawei Kena Sanksi, Penjualan Apple Diprediksi Akan Meningkat

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved