Breaking News:
Deutsche Welle

AS Uji Rudal Hipersonik Mach 5, Lima Kali Kecepatan Suara

Mampu meluncur lebih dari 5 kali kecepatan suara, generasi baru sistem rudal AS dirancang bisa beroperasi cepat, secara sembunyi,…

Teknologi mesin Scramjet bekerja dengan memanfaatkan kecepatan tinggi rudal untuk memaksa kompresi udara sebelum memasuki ruang bakar. Hal ini memungkinkan rudal mempertahankan kecepatan hypersonik untuk jangka waktu yang lama.

Raytheon mengatakan tes membuktikan rudal HAWC dan sistem propulsinya bekerja untuk mempertahankan penerbangan pada kecepatan jelajah Mach 5.

"Rudal HAWC beroperasi paling optimal di atmosfer yang kaya oksigen, di mana kecepatan dan kemampuan manuver membuatnya sulit untuk dideteksi secara tepat waktu,” kata DARPA.

"HAWC bisa menyerang target jauh lebih cepat daripada rudal subsonik dan memiliki energi kinetik yang signifikan, bahkan tanpa bahan peledak berdaya tinggi," tambah pernyataan itu.

Mengejar rudal Rusia

Uji coba AS dilakukan setelah Rusia sukses melakukan uji coba sistem rudal hipersonik, yang oleh Presiden Vladimir Putin disebut "tak terkalahkan" dan tak tertandingi di mana pun di dunia.

Pada bulan Juli, Rusia menguji rudal penjelajah hipersonik "Zircon," yang menurut klaim Moskow melesat hingga kecepatan Mach 7 atau tujuh kali kecepatan suara.

Setem arsenal hipersonik Rusia mencakup roket hipersonik "Avangard" yang mulai dioperasikan tahun 2019 dengan daya jelajah hingga 4.000 km dan rudal "Kinzhal" yang diluncurkan dari udara yang memiliki daya jelajah 2000 km.

Bersamaan dengan ujicoba yang digelar AS dan Rusia, negara adidaya militer lainnya seperti Cina, Prancis juga telah mengumumkan rencana untuk mengembangkan senjata hipersonik mereka sendiri.

pkp/as (Reuters, AFP)

Sumber: Deutsche Welle
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved