Breaking News:

Pembubaran Parlemen Jepang 14 Oktober, Pemilu Dimulai 19 Oktober, Hasil Pemilu 31 Oktober

Fumio Kishida (64) telah disahkan di sidang parlemen luar biasa sebagai PM Jepang ke-100 Senin ini (4/10/2021).

Ist
Karikatur semua eksekutif partai liberal demokrat (LDP) berlomba mencapai kursi Presiden dan membubarkan parlemen Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Fumio Kishida (64) telah disahkan di sidang parlemen luar biasa sebagai PM Jepang ke-100 Senin ini (4/10/2021).

Direncanakan 14 Oktober akan melakukan pembubaran parlemen seusai sidang Diet dan 19 Oktober dimulai kampanye pemilu,  serta 31 Oktober pengumuman hasil pemilu.

"Rencana Dewan Perwakilan Rakyat (parlemen) akan dibubarkan pada tanggal 14 bulan ini di akhir masa sidang luar biasa saat ini. Sesi diet, dimulainya kampanye pada tanggal 19 Oktober dan pemungutan suara dengan hasil akhir diumumkan 31 Oktober 2021," papar sumber politik Tribunnews.com Senin (4/10/2021).

Kebijakan ini direncanakan akan diumumkan pada konferensi pers pada malam hari ini oleh Kishida.

 Kishida telah mempertimbangkan waktu pemilihan anggota DPR mengingat berakhirnya masa jabatan anggota DPR pada tanggal 21 Oktober 2021.

Kemudian memberitahukan hal tersebut kepada semua anggota partai khususnya anggota parlemen Jepang.

Kishida tampaknya telah membuat keputusan yang komprehensif berdasarkan jadwal politik seperti pekerjaan merumuskan anggaran untuk tahun depan.

Meskipun demikian partai-partai yang berkuasa dan oposisi harus pergi ke pemilihan umum segera setelah pemerintahan baru dilantik bahwa itu mungkin telah dinilai sebagai ide yang baik.

Pada sidang luar biasa Diet, partai yang berkuasa akan memberikan pernyataan keyakinan pada tanggal 8 Oktober dan kemudian mengajukan pertanyaan perwakilan masing-masing pihak dari tanggal 11 hingga 13 Oktober 2021.

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved