Breaking News:

Virus Corona

Drone 'Made In India' Angkut Vaksin Covid-19 di Asia Selatan

Drone dirilis untuk memfasilitasi pengiriman vaksin virus corona (Covid-19) ke wilayah yang sulit terjangkau, yakni mencapai medan di Timur Laut.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
AP Photo
Ilustrasi drone. India meluncurkan model pengiriman vaksin Dewan Penelitian Medis India (ICMR) 'Drone Response and Outreach in North East (i-Drone)', Senin (4/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, NEW DELHI - Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India Mansukh Mandaviya meluncurkan model pengiriman vaksin Dewan Penelitian Medis India (ICMR) 'Drone Response and Outreach in North East (i-Drone)', Senin (4/10/2021).

Drone ini dirilis untuk memfasilitasi pengiriman vaksin virus corona (Covid-19) ke wilayah yang sulit terjangkau, yakni mencapai medan di Timur Laut.

Dikutip dari laman Sputnik News, Selasa (5/10/2021), Mansukh Mandaviya mengatakan bahwa ini adalah kali pertama drone 'Made in India' digunakan di Asia Selatan untuk mengangkut vaksin Covid-19 melalui jarak udara sejauh 15 km dalam waktu 12-15 menit.

Drone itu menempuh jarak dari rumah sakit Distrik Bishnupur ke Danau Loktak, Pulau Karang di negara bagian Manipur, India.

Jarak jalan sebenarnya antara lokasi ini adalah 26 km.

"Kita dapat menggunakan drone dalam mengirimkan obat-obatan penting yang menyelamatkan jiwa dan mengumpulkan sampel darah. Teknologi ini juga dapat digunakan dalam situasi kritis, teknologi ini dapat menjadi game changer dalam mengatasi tantangan pemberian layanan kesehatan, khususnya pasokan kesehatan di daerah-daerah sulit," kata Mandaviya.

Baca juga: India Akan Berlakukan Karantina 10 Hari pada Warga Inggris, Ini Alasannya

Dalam melakukan studi awal, ICMR bekerja sama dengan Institut Teknologi India (Kanpur) yang merupakan lembaga teknik utama negara itu, untuk menguji kapasitas drone dalam membawa dan mentransfer vaksin secara aman.

Penelitian ini dilakukan di Manipur, Nagaland dan Andaman serta Nicobar.

Studi-studi tersebut memberikan hasil yang menjanjikan karena Kementerian Federal Penerbangan Sipil (MoCA), Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) dan otoritas pengatur lainnya memberikan izin untuk menerbangkan drone di luar garis pandang visual.

Perlu diketahui, saat ini meskipun upaya vaksinasi Covid-19 telah meningkat pesat di India, pengiriman vaksin ke beberapa daerah masih menjadi tantangan.

Pemerintah federal pun telah melakukan berbagai upaya untuk menyediakan vaksin di tempat-tempat yang sulit dijangkau itu.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved