Breaking News:

Presiden Belarusia Sebut Tentaranya Mungkin Bantu Para Pengungsi Memasuki Uni Eropa

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko akui pasukannya mungkin membantu para migran memasuki Uni Eropa.

AFP/OKSANA MANCHUK
KONFLIK BELARUSIA-POLANDIA MEMANAS - Sekelompok migran berdiri di depan prajurit Belarusia ketika mereka berkumpul untuk distribusi bantuan kemanusiaan di sebuah kamp dekat perbatasan Belarusia-Polandia di wilayah Grodno, Minggu (14/11/2021). Presiden Belarusia Alexander Lukashenko akui pasukannya mungkin membantu para migran memasuki Uni Eropa. 

TRIBUNNEWS.COM - Pasukan Belarusia mungkin membantu para pencari suaka dari Timur Tengah untuk masuk ke Eropa, ujar Presiden Alexander Lukashenko.

Namun Lukashenko menyangkal pihaknya sengaja membuat krisis migran baru di perbatasan antara negaranya dan Uni Eropa.

Dalam sebuah wawancara dengan BBC, di istana kepresidenannya di Minsk, Lukashenko mengatakan "sangat mungkin" pasukannya membantu para migran melintasi perbatasan ke Polandia.

"Kami memiliki hati. Pasukan kami tahu para migran akan pergi ke Jerman," ujarnya.

"Mungkin seseorang membantu mereka."

"Saya tidak akan menyelidiki ini."

Lukashenko membantah menjadi dalang atas krisis perbatasan.

Baca juga: Bentrokan di Perbatasan Belarusia-Polandia, Pengungsi Lempar Batu ke Penjaga, Dibalas Gas Air Mata

Baca juga: UE Setujui Sanksi Baru terhadap Belarusia, Apakah Sanksi Kali Ini akan Membuat Perubahan?

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko (Sky News)

UE sebelumnya menduh Belarusia menarik perhatian para migran ke perbatasan bermodal janji palsu bahwa mereka bisa masuk dengan mudah ke blok itu.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved