Breaking News:

Virus Corona

Rusia Konfirmasi Dua Kasus Pertama Omicron

Petugas federal Rusia mengatakan negara itu telah mengonfirmasi dua kasus pertama dari varian Omicron, mereka baru saja kembali dari Afrika Selatan.

Editor: Daryono
digi24.ro
Ilustrasi varian baru Covid-19, Omicron. Petugas federal Rusia mengatakan negara itu telah mengonfirmasi dua kasus pertama dari varian Omicron, mereka baru saja kembali dari Afrika Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM - Petugas federal Rusia mengatakan negara itu telah mengonfirmasi dua kasus pertama dari varian Omicron.

Melansir BBC, dua orang dites positif terpapar Covid setelah kembali dari Afrika Selatan.

"(Mereka) dikonfirmasi terinfeksi Omicron," kata Pengawas Kesehatan Masyarakat dan Konsumen Rusia Rospotrebnadzor.

Baru-baru ini pemerintah Rusia memperketat aturan bagi warga yang datang dari Afrika Selatan.

Baca juga: Omicron Picu Infeksi Ulang 3 Kali Lipat Dibandingkan Delta, Berisiko pada Anak dan yang Tak Divaksin

Baca juga: Vaksinasi Booster Disiapkan Demi Antisipasi Omicron, Pemerintah Diminta Pastikan Efikasi

Ilustrasi varian baru Covid-19, Omicron. Petugas federal Rusia mengatakan negara itu telah mengonfirmasi dua kasus pertama dari varian Omicron, mereka baru saja kembali dari Afrika Selatan.
Ilustrasi varian baru Covid-19, Omicron. Petugas federal Rusia mengatakan negara itu telah mengonfirmasi dua kasus pertama dari varian Omicron, mereka baru saja kembali dari Afrika Selatan. (digi24.ro)

Pihak berwenang mewajibkan tes Covid di perbatasan serta karantina selama dua pekan.

Bahkan sebelum kedatangan varian baru, Rusia sudah mengalami wabah Covid yang sangat mematikan.

Negara ini sering kali membuat rekor kematian harian baru lebih dari 1.200.

"Rusia telah mengkonfirmasi 282.462 kematian terkait Covid-19 sejak awal pandemi," kata Rospotrebnadzor.

Baca juga: Cegah Omicron, Anggota DPR Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas Luar Negeri

Baca juga: Pimpin Pertemuan COVAX AMC-EG, Menlu Retno Dorong Percepatan Vaksinasi Global dan Antisipasi Omicron

Pada saat yang sama, Rosstat - badan statistik resmi Rusia - mengatakan lebih dari 537.000 orang meninggal di negara itu antara April 2020 dan Oktober 2021 setelah dikonfirmasi atau diduga terinfeksi Covid.

Rosstat menggunakan kriteria yang lebih luas dalam sistem penghitungannya daripada Rospotrebnadzor.

Berita lain terkait dengan Omicron

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved