Breaking News:

Dosis Ketiga Vaksin Pfizer Diklaim Ampuh Lawan Omicron

Vaksin virus Corona dari BioNTech-Pfizer dikabarkan mampu melawan virus omicron, ini keselamatan penting mengenai vaksinasi

Editor: Miftah
Justin TALLIS / AFP
Vaksin virus Corona dari BioNTech-Pfizer dikabarkan mampu melawan virus omicron, ini keselamatan penting mengenai vaksinasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Vaksin virus Corona dari BioNTech-Pfizer dikabarkan mampu melawan virus omicron, ini keselamatan penting mengenai vaksin.

Pfizer dan BioNTech mengatakan bahwa tiga dosis Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech mampu menetralkan varian Omicron (garis keturunan B.1.1.529) sementara dua dosis menunjukkan penurunan titer netralisasi secara signifikan.

Hal ini diungkapkan Pfizer dan BioNTech pada hari Rabu (8/12/2021) dalam press releasenya.

Baca juga: WHO: Omicron Menyebar di 57 Negara, tapi Masih Terlalu Dini untuk Menyebut Varian Ini Lebih Menular

Baca juga: Ahli Epidemiologi : Varian Omicron Tidak Terdeteksi Melalui Alat PCR

Dikutip dari pfizer.com, data menunjukkan bahwa dosis ketiga BNT162b2 meningkatkan titer antibodi penetralisir sebesar 25 kali lipat dibandingkan dengan dua dosis terhadap varian Omicron.

Titer setelah dosis booster sebanding dengan titer yang diamati setelah dua dosis terhadap virus tipe liar yang dikaitkan dengan tingkat perlindungan yang tinggi.

Karena 80% epitop dalam protein lonjakan yang dikenali oleh sel T CD8+ tidak terpengaruh oleh mutasi pada varian Omikron, dua dosis masih dapat menginduksi perlindungan terhadap penyakit parah.

Mengutip dari Reuters, BioNTech dan Pfizer adalah produsen vaksin COVID pertama yang mengeluarkan pembaruan resmi tentang kemanjuran suntikan mereka terhadap Omicron.

Dalam sampel darah yang diambil sekitar sebulan setelah suntikan ketiga, varian Omicron dinetralkan sama efektifnya dengan dua dosis menetralkan virus asli yang diidentifikasi di China.

CEO BioNTech Ugur Sahin menyarankan agar negara-negara dapat mempertimbangkan untuk mempersingkat periode waktu antara dosis kedua dan ketiga vaksin untuk memerangi varian baru.

Dia mengutip langkah-langkah baru-baru ini oleh negara-negara termasuk Inggris untuk memajukan vaksin ketiga dari enam bulan sebelumnya menjadi tiga bulan setelah vaksin kedua.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved