Virus Corona

Pemerintah Jepang Batasi Masuknya Warga Negara Asing Hingga Akhir Februari 2022

Pemerintah tidak mengizinkan orang asing yang baru untuk memasuki Jepang sejak 30 November 2021 dan telah mempersempit ruang lingkup pengecualian.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
PM Jepang Fumio Kishida di Prefektur Mie. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Dalam upaya mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19, Pemerintah Jepang membatasi masuknya orang asing hingga akhir Februari 2022. Selanjutnya akan terus memonitor perkembangan omicron di Jepang.

"Pada prinsipnya masuknya orang asing akan ditangguhkan sampai dengan akhir Februari 2022. Selasa ini PM Jepang Fumio Kishida akan menjelaskan hal ini lebih lanjut," ungkap sumber Tribunnews.com seorang pejabat pemerintahan Jepang, Selasa (11/1/2022).

Namun untuk keluarga warga negara Jepang, pelajar asing masih dalam pertimbangan lebih lanjut.

"Kami sedang mempertimbangkan rencana untuk mengizinkan keluarga asing dari warga negara Jepang dan siswa internasional untuk memasuki Jepang dengan pertimbangan sangat khusus," tambahnya.

Baca juga: Cegah Meluasnya Omicron, Jepang Perpanjang Larangan Masuk Orang Asing & Perkuat UU Penyakit Menular

Perdana Menteri Fumio Kishida bermaksud untuk menjelaskan tindakan antisipasi Coid-19 di masa depan, Selasa (11/1/2022) hari ini.

Pemerintah tidak mengizinkan orang asing yang baru untuk memasuki Jepang sejak 30 November 2021 dan telah mempersempit ruang lingkup pengecualian.

Awalnya, periode tindakan ini ditetapkan pada satu bulan, tetapi Perdana Menteri mengumumkan pada 21 Desember 2021 bahwa akan "diperpanjang untuk saat ini."

PM Kishida mengatakan bahwa dia akan menentukan situasi selama liburan akhir tahun dan Tahun Baru dan memutuskan bagaimana menanganinya setelah tanggal 11 Januari 2022.

Pemerintah telah mengusulkan tenggat waktu baru seperti akhir Januari 2022 atau akhir Februari 2022, atau bahkan pada akhir Maret 2022.

"Hal itu semua karena penyebaran infeksi strain Omicron yang sangat cepat beredar di komunitas Jepang dan fokus kini akan dialihkan dari tindakan perbatasan ke tindakan domestik,"

"Dan dalam kasus di mana pertimbangan kemanusiaan diperlukan, seperti keluarga Jepang dari warga negara asing, pintu masuk akan dibuka dengan ketentuan khusus," jelasnya.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang.

Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved