Virus Corona
2 Tahun setelah Pandemi, Virus Corona Akhirnya Masuk ke Negara Terpencil Ini
Setelah hampir dua tahun pandemi, negara terpencil di kepualaun Pasifik ini pada akhirnya tak bisa menghindar lagi dari Covid-19.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Arif Fajar Nasucha
Ketika vaksin COVID-19 tersedia secara luas di banyak negara pada April 2021, pejabat gereja mendorong semua misionaris untuk divaksin dan mewajibkan vaksin bagi mereka yang melayani di luar negeri.
Juru bicara Gereja Sam Penrod mengatakan para misionaris yang kembali tetap dikarantina.
Mereka bekerja sama dengan otoritas kesehatan setempat dan akan dibebaskan dari pelayanan mereka setelah menyelesaikan karantina mereka.
"Dengan ditutupnya perbatasan Kiribati sejak awal pandemi, banyak dari individu-individu ini terus menjadi misionaris jauh melampaui bulan pelayanan yang diperkirakan, yaitu 18 hingga 24 bulan, beberapa bahkan melayani selama 44 bulan," katanya.
Sebelum wabah bulan ini, Kiribati melaporkan hanya dua kasus virus, yaitu anggota awak di kapal kargo yang masuk.
Kapal itu pun pada akhirnya tidak diizinkan untuk berlabuh.
Tetapi penerbangan charter Kiribati kali ini bukan pertama kalinya para misionaris yang pulang ke negara mereka dinyatakan positif COVID-19.
Pada bulan Oktober, seorang misionaris yang kembali ke Tonga dari dinas di Afrika dilaporkan sebagai kasus positif pertama di negara itu setelah terbang melalui Selandia Baru.
Wabah tidak berkembang jauh.
Seperti mereka yang kembali ke Kiribati, pasien tersebut juga divaksinasi dan dikarantina.
Tonga dan Samoa
Tak hanya Kiribati, negara tetangga Tonga pun tengah kesulitan.
Tonga saat ini berusaha untuk mencegah wabah apa pun saat pulih dari letusan gunung berapi dan tsunami awal bulan ini.
Negara berpenduduk 105.000 jiwa itu telah menerima bantuan dari seluruh dunia.
Tetapi Tonga telah meminta agar awak dari kapal dan pesawat militer yang masuk cukup menjatuhkan pasokan bantuan mereka dan pergi tanpa melakukan kontak dengan penduduk yang ada di darat.