Mantan Manajer Kantor Pos Tachikawa Jepang Menipu Sekitar 350 Juta Yen Perusahaan Japan Post

Kantor Pos Tachikawa Tokyo telah memproses kartu pos secara ilegal yang salah tulis dan telah menipu perusahaan pos senilai sekitar 350 juta yen

Richard Susilo
Papan nama Japan Post di kantor pusatnya di Tokyo 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYOJapan Post telah mengumumkan bahwa mantan manajer umum Kantor Pos Tachikawa Tokyo telah memproses kartu pos secara ilegal yang salah tulis dan telah menipu perusahaan pos senilai sekitar 350 juta yen.

"Sejak April 2016, mantan manajer umum Kantor Pos Tachikawa berusia 50-an meningkatkan jumlah kartu pos ketika ia menerima permintaan untuk mengganti kartu pos yang salah tulis dari perusahaan percetakan pelanggan besar, dan mengeluarkan prangko senilai sekitar 350 juta yen. Ternyata kecurangan itu yang dilakukannya," papar sumber Tribunnews.com Senin (31/1/2022).

Kartu pos yang salah tulis menyalahgunakan mekanisme yang dapat ditukar dengan prangko, apabila kita  membayar biaya 5 yen.

Prangko yang dikeluarkan itu, pura-pura diberikan kepada perusahaan percetakan Jepang, dijualnya ke toko tiket Jepang yang biasa menjual berbagai tiket, baik tiket kereta api, tiket tontonan termasuk menjual prangko pula.

Juga, di Kantor Pos Keio Horinouchi Ekimae di Tokyo, seorang mantan karyawan secara ilegal menarik total sekitar 32,6 juta yen dengan menggunakan buku tabungan dan kartu tunai pelanggan tanpa izin yang bersangkutan.

Pelayanan pos dan pengumpul prangko biasa berdiskusi di  dalam wag Filatelis dengan kirim email ke: filateli@jepang.com

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved