Aniaya Bayinya yang Baru Lahir Hingga Mengalami Patah Tulang, Pria di Jepang Ditangkap Polisi

Polisi menetapkan bahwa Nishioka melakukan kejahatan berdasarkan bukti dari isi percakapan melalui pesan dengan istrinya.

Editor: Dewi Agustina
Sumber Facebook
Ryuji Nishioka (42) ditangkap polisi karena melukai anaknya yang baru lahir sehingga mengakibatkan patah tulang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Ryuji Nishioka (42) ditangkap polisi karena melukai bayinya yang baru dilahirkan sehingga mengalami patah tulang. Sang bayi juga mengalami luka di 17 bagian tubuhnya.

Ryuji Nishioka adalah seorang pekerja kantoran di Higashisumiyoshi-ku, Osaka.

Menurut polisi, Nishioka diduga menyerang kepala dan kaki putra keduanya, yang saat itu baru dilahirkan di rumah dari Juni hingga Agustus 2021 lalu.

Putra keduanya itu mengalami patah pada 17 bagian di seluruh tubuh, termasuk tengkorak, tulang rusuk, dan tulang kaki, dan terluka parah selama 2 hingga 3 bulan setelah sembuh.

Beberapa dokter mendiagnosis bahwa ada bukti pelecehan di tubuh putra kedua.

Polisi menetapkan bahwa Nishioka melakukan kejahatan berdasarkan bukti dari isi percakapan melalui pesan dengan istrinya.

Menanggapi penyelidikan polisi, Nishioka membantah tuduhan itu.

Baca juga: Ahli Rusia di Jepang Sebut Kekayaan Presiden Putin Mencapai 23 Triliun Yen

"Saya tidak tahu mengapa anak saya patah tulang," kata dia.

Sebelumnya Nishioka juga pernah ditangkap karena kasus kejahatan kepada anaknya yang lain.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved