Virus Corona

Tindakan Prioritas Covid-19 di 18 Prefektur Jepang Diperpanjang Mulai Besok

Jumlah infeksi di Tokyo kemarin masih di atas 10.000 yaitu 10.517 orang, sehingga total infeksi di Jepang kemarin menjadi 63.746 orang per hari.

Editor: Dewi Agustina
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Ilustrasi Covid-19 Varian Omicron. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Terhitung mulai Minggu (6/3/2022) besok, Manbou atau tindakan prioritas di 18 prefektur dan kota khusus seperti Tokyo akan diperpanjang sampai 21 Maret 2022.

Manbou adalah tindakan pemerintah membatasi masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, satu level di bawah tingkat PSBB.

Ke-18 prefektur termasuk kota metropolitan yang akan diperpanjang sebagai berikut: Hokkaido, Aomori, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama, Chiba, Tokyo, Kanagawa, Ishikawa, Gifu, Shizuoka, Aichi, Kyoto, Osaka, Hyogo, Kagawa dan Kumamoto.

Mulai besok pemerintah Jepang secara resmi memutuskan untuk memperpanjang batas waktu untuk 18 prefektur seperti Tokyo dan Osaka hingga tanggal 21 Maret 2022, atas "langkah-langkah prioritas seperti pencegahan penyebaran" (Manbou).

Langkah-langkah prioritas sampai dengan saat ini diterapkan kepada 31 prefektur dan akan berakhir tanggal 6 Maret 2022.

Pemerintah secara resmi memutuskan perpanjangan kepada 18 prefektur itu dalam rapat di Kantor Pusat Penanggulangan Corona, Jumat (4/3/2022) sore.

Baca juga: Jangan Panik, Ada Tes PCR Pribadi di Jepang Bagi Yang Darurat Ingin Pulang ke Indonesia

Di sisi lain, 13 prefektur seperti Niigata, Hiroshima dan Fukuoka akan berakhir tanggal 6 Maret besok.

Berdasarkan permintaan dari masing-masing prefektur, pemerintah ingin mengekang infeksi sampai dengan tanggal 21 Maret dengan memperkuat langkah-langkah pengendalian infeksi di fasilitas untuk orang tua.

Jumlah infeksi di Tokyo kemarin masih di atas 10.000 yaitu 10.517 orang, sehingga total infeksi di Jepang kemarin menjadi 63.746 orang per hari.

Jumlah yang meninggal gara-gara corona sejak 1 Maret hingga kemarin masih di atas 200 orang. Kemarin berjumlah 233 orang telah meninggal dunia akibat corona di Jepang.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang.

Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved