Survei Teikoku Databank: Usia CEO Perusahaan di Jepang Rata-rata 60,3 Tahun

Hasil survei Teikoku Databank mengungkapkan usia rata-rata presiden (CEO) perusahaan secara nasional pada Desember 2021 di Jepang adalah 60,3 tahun.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Grafik usia rata-rata CEO di Jepang yang semakin tua. Data dari Teikoku Databank. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Hasil survei Teikoku Databank--biro kredit utama--mengungkapkan usia rata-rata presiden (CEO) perusahaan secara nasional pada Desember 2021 di Jepang adalah 60,3 tahun.

Usia 54,0 tahun ketika survei dimulai tahun 1995, tetapi tren penuaan terus berlanjut sejak saat itu.

Survei tersebut mengekstrak dan menganalisis data presiden perusahaan tidak termasuk individu, organisasi nirlaba, perusahaan kepentingan publik, dan lainnya dari data 1,47 juta perusahaan di seluruh tempat di Jepang.

Jika dilihat dari persentase presiden menurut kelompok umur, proporsi terbesar adalah yang berusia 50-an dengan 27,6%, yang berusia 60-an sebesar 26,9%, yang berusia 70-an sebesar 20,2%, dan yang berusia 40-an sebesar 17,1%.
Sedangkan yang berusia 80 tahunan atau lebih sebanyak 4,7%.

Gabungan total orang berusia 70-an dan 80-an ke atas menyumbang hampir 25%, peningkatan yang signifikan dari total 19,2% lima tahun lalu (2016).

Baca juga: Kemunculan Bos Yakuza Jepang Yamaguchigumi di Stasiun Shinagawa Tokyo Mengundang Perhatian Warga

Usia rata-rata presiden perusahaan yang kepresidenannya diganti selama tahun 2021 meningkat dari 68,6 tahun sebelum perubahan menjadi 52,1 tahun setelah perubahan, peremajaan rata-rata 16,5 tahun.

Dilihat dari usia kepresidenan yang aktif, sekitar separuhnya berusia 60-an, sekitar 40% berusia 70-an, dan sekitar 30% berusia 80-an ke atas, ternyata seringkali tidak ada penerus.

Tingkat perubahan presiden untuk perusahaan yang disurvei pada tahun 2009 adalah 3,92%.

Grafik usia rata-rata CEO di Jepang yang semakin tua. Data dari Teikoku Databank.
Grafik usia rata-rata CEO di Jepang yang semakin tua. Data dari Teikoku Databank. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Dibandingkan dengan tahun 2000-an, yang sedikit di atas 4%, trennya masih pada level yang sedikit lebih rendah.

Berdasarkan industri besar, industri real estate memiliki rata-rata usia tertinggi 62,4 tahun ke bawah.

Pesanan tersebut adalah manufaktur (61,3 tahun), grosir (61,1 tahun), eceran (60,3 tahun), dan transportasi/ komunikasi (60,0 tahun).

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang.

Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved