Konflik Rusia Vs Ukraina

Pentagon Alokasikan 300 Juta Dolar AS dalam Bentuk Bantuan Militer ke Ukraina

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon akan mengalokasikan tambahan 300 juta dolar AS untuk bantuan militer ke Ukraina.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
STAF/AFP
Ilustrasi gedung Pentagon di Washington DC. Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon akan mengalokasikan tambahan 300 juta dolar AS untuk bantuan militer ke Ukraina. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon akan mengalokasikan tambahan 300 juta dolar AS untuk bantuan militer ke Ukraina.

Pernyataan ini disampaikan Juru bicara Pentagon, John Kirby.

"Melalui USAI (Ukraine Security Assistance Initiative), Departemen Pertahanan akan memberikan hingga 300 juta dolar AS dalam bantuan keamanan untuk meningkatkan kapasitas Ukraina mempertahankan diri," kata Kirby dalam sebuah pernyataan.

Dikutip dari laman TASS, Minggu (3/4/2022), ia menjelaskan bahwa AS telah memberikan bantuan keamanan senilai lebih dari 2,3 miliar dolar AS ke Ukraina sejak awal Administrasi pemerintahan Presiden AS Joe Biden, atau sejak Januari 2021.

Termasuk lebih dari 1,6 miliar dolar AS bantuan keamanan sejak dimulainya operasi militer khusus Rusia ke Ukraina.

Baca juga: Donald Trump Sebut Invasi Ukraina Tidak akan Terjadi Jika Ia Masih Berada di Gedung Putih

Menurutnya, paket bantuan AS yang baru nantinya mencakup sistem roket berpemandu laser, sistem udara tak berawak taktis Switchblade, sistem udara tak berawak Puma, sistem udara tak berawak kontra, kendaraan lapis baja, senapan mesin, amunisi, perangkat penglihatan malam serta sistem komunikasi.

Baca juga: Korban Tewas Akibat Serangan Rudal Rusia di Wilayah Mykolaiv Ukraina Meningkat Jadi 36 Orang

"Bantuan USAI ini memperoleh kemampuan dari industri, bukan dikirimkan dari peralatan yang diambil dari stok militer AS. Pengumuman ini merupakan awal dari proses kontrak untuk memberikan kemampuan baru kepada Angkatan Bersenjata Ukraina," tegas Kirby.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved