Pendukung ulama Irak Moqtada Sadr berkumpul di dalam parlemen Irak di Zona Hijau keamanan tinggi ibukota Baghdad, saat mereka memprotes pencalonan blok saingan untuk perdana menteri, pada 27 Juli 2022. - Protes adalah tantangan terbaru untuk minyak- Irak yang kaya, yang tetap terperosok dalam krisis politik dan sosial ekonomi meskipun harga energi global meningkat. Blok Sadr muncul dari pemilihan pada bulan Oktober sebagai faksi parlemen terbesar, tetapi masih jauh dari mayoritas dan, sembilan bulan kemudian, kebuntuan tetap ada selama pembentukan pemerintahan baru. (Photo by AHMAD AL-RUBAYE / AFP)
TRIBUNNEWS.COM, IRAK - Ratusan demonstran pendukung ulama ternama Irak, Moqtada Sadr menyerbu dan menduduki parlemen Irak pada Rabu 27 Juli 2022.
Pendukung ulama Irak Moqtada Sadr berkumpul di dalam parlemen Irak di Zona Hijau keamanan tinggi ibukota Baghdad, saat mereka memprotes pencalonan blok saingan untuk perdana menteri, pada 27 Juli 2022. - Protes adalah tantangan terbaru untuk minyak- Irak yang kaya, yang tetap terperosok dalam krisis politik dan sosial ekonomi meskipun harga energi global meningkat. Blok Sadr muncul dari pemilihan pada bulan Oktober sebagai faksi parlemen terbesar, tetapi masih jauh dari mayoritas dan, sembilan bulan kemudian, kebuntuan tetap ada selama pembentukan pemerintahan baru. (Photo by AHMAD AL-RUBAYE / AFP) (AFP/AHMAD AL-RUBAYE)
Demonstran menolak pencalonan Mohammed al-Sudani sebagai perdana menteri karena dinilai termasuk dalam pemerintahan yang korup. Sudani merupakan mantan menteri dan eks gubernur provinsi.
Pendukung ulama Irak Moqtada Sadr berkumpul di dalam parlemen Irak di Zona Hijau keamanan tinggi ibukota Baghdad, saat mereka memprotes pencalonan blok saingan untuk perdana menteri, pada 27 Juli 2022. - Protes adalah tantangan terbaru untuk minyak- Irak yang kaya, yang tetap terperosok dalam krisis politik dan sosial ekonomi meskipun harga energi global meningkat. Blok Sadr muncul dari pemilihan pada bulan Oktober sebagai faksi parlemen terbesar, tetapi masih jauh dari mayoritas dan, sembilan bulan kemudian, kebuntuan tetap ada selama pembentukan pemerintahan baru. (Photo by AHMAD AL-RUBAYE / AFP) (AFP/AHMAD AL-RUBAYE)
Demonstran pendukung Sadr menentang pemerintah saat ini yang dinilai dipimpin oleh para pejabat yang korup. Para pendukung Sadr terlihat menari hingga bernyanyi sambil mengibarkan bendera Irak di dalam gedung parlemen.
Pendukung ulama Irak Moqtada Sadr menunjukkan tanda kemenangan ketika para demonstran berkumpul di dalam parlemen Irak di Zona Hijau keamanan tinggi ibukota Baghdad, saat mereka memprotes pencalonan blok saingan untuk perdana menteri, pada 27 Juli 2022. tantangan terbaru bagi Irak yang kaya minyak, yang tetap terperosok dalam krisis politik dan sosial ekonomi meskipun harga energi global meningkat. Blok Sadr muncul dari pemilihan pada bulan Oktober sebagai faksi parlemen terbesar, tetapi masih jauh dari mayoritas dan, sembilan bulan kemudian, kebuntuan tetap ada selama pembentukan pemerintahan baru. (Photo by AHMAD AL-RUBAYE / AFP) (AFP/AHMAD AL-RUBAYE)
Sebelum berhasil menduduki gedung parlemen, demonstran dihadang polisi yang menembakan rentetan gas air mata. Namun, mereka berhasil menguasai gedung parlemen yang berada di zona hijau dan memiliki penjagaan yang ketat.
Pendukung ulama Irak Moqtada Sadr berkumpul di dalam parlemen Irak di Zona Hijau keamanan tinggi ibukota Baghdad, saat mereka memprotes pencalonan blok saingan untuk perdana menteri, pada 27 Juli 2022. - Protes adalah tantangan terbaru untuk minyak- Irak yang kaya, yang tetap terperosok dalam krisis politik dan sosial ekonomi meskipun harga energi global meningkat. Blok Sadr muncul dari pemilihan pada bulan Oktober sebagai faksi parlemen terbesar, tetapi masih jauh dari mayoritas dan, sembilan bulan kemudian, kebuntuan tetap ada selama pembentukan pemerintahan baru. (Photo by AHMAD AL-RUBAYE / AFP) (AFP/AHMAD AL-RUBAYE)Pendukung ulama Irak Moqtada Sadr berkumpul di dalam parlemen Irak di Zona Hijau keamanan tinggi ibukota Baghdad, saat mereka memprotes pencalonan blok saingan untuk perdana menteri, pada 27 Juli 2022. - Protes adalah tantangan terbaru untuk minyak- Irak yang kaya, yang tetap terperosok dalam krisis politik dan sosial ekonomi meskipun harga energi global meningkat. Blok Sadr muncul dari pemilihan pada bulan Oktober sebagai faksi parlemen terbesar, tetapi masih jauh dari mayoritas dan, sembilan bulan kemudian, kebuntuan tetap ada selama pembentukan pemerintahan baru. (Photo by AHMAD AL-RUBAYE / AFP) (AFP/AHMAD AL-RUBAYE)Pendukung ulama Irak Moqtada Sadr mengambil foto 'selfie' saat mereka berkumpul di dalam parlemen Irak di Zona Hijau keamanan tinggi ibukota Baghdad, saat mereka memprotes pencalonan blok saingan untuk perdana menteri, pada 27 Juli 2022. - Protes adalah tantangan terbaru bagi Irak yang kaya minyak, yang tetap terperosok dalam krisis politik dan sosial ekonomi meskipun harga energi global meningkat. Blok Sadr muncul dari pemilihan pada bulan Oktober sebagai faksi parlemen terbesar, tetapi masih jauh dari mayoritas dan, sembilan bulan kemudian, kebuntuan tetap ada selama pembentukan pemerintahan baru. (Photo by AHMAD AL-RUBAYE / AFP) (AFP/AHMAD AL-RUBAYE)