Beda Perlakuan dari Ukraina, Amerika Serikat Dukung Israel Serang Palestina
Berbeda perlakuan AS yang mengutuk serangan Rusia ke Ukraina, AS secara terang-terangan memberikan dukungan serangan Israel ke Palestina.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berbeda perlakuan Amerika Serikat (AS) yang mengutuk serangan Rusia ke Ukraina, Amerika Serikat secara terang-terangan memberikan dukungan serangan Israel ke Palestina.
Dilansir Reuters, AS menyatakan dukungan sepenuhnya hak Israel untuk mempertahankan diri.
Hal ini disampaikan Kementerian Luar Negeri AS menanggapi serangan udara Israel ke Gaza, yang melahirkan balasan tembakan roket dari Hamas.
Serangan dua hari pada Jumat dan Sabtu (5-6 Agustus 2022) telah menewaskan 24 warga Palestina, termasuk 6 anak-anak.
Serangan tersebut tersebut juga telah melukai 203 orang.
AS juga menyampaikan keprihatinan adanya korban sipil dan menyerukan penyelidikan secara tepat waktu dan menyeluruh terhadap para korban.
AS juga mendesak semua pihak menghindari eskalasi pertempuran lebih lanjut.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS kepada Reuters menyatakan bahwa AS telah menghubungi pejabat Israel untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
Sementara itu, Indonesia lewat Kementerian Luar Negeri mengutuk keras serangan yang dilakukan Israel di Gaza yang telah mengakibatkan tewasnya masyarakat sipil, termasuk anak – anak.
Indonesia mendesak PBB segera mengambil langkah untuk menghentikan agresi.
"Indonesia mendorong PBB segera mengambil langkah nyata untuk menghentikan tindakan kekerasan dan agresi tersebut guna menghindari semakin banyaknya korban serta memburuknya situasi," tulis pernyataan tersebut.
Israel Gencarkan Serangan ke Gaza di Tengah Ketegangan Pasca Penangkapan Militan Palestina
Pesawat tempur Israel hari Jumat (5/8) telah meluncurkan serangan di Jalur Gaza, Palestina.
Pejabat kesehatan Palestina melaporkan bahwa sedikitnya 10 orang tewas dan 55 terluka dalam serangan awal yang juga menewaskan komandan Jihad Islam, Tayseer Jabari, di utara Gaza.
Awal pekan lalu, pasukan Israel membersihkan daerah dekat Jalur Gaza sebagai persiapan untuk kemungkinan pembalasan atas penangkapan komandan Jihad Islam, Bassam al-Saadi, di Tepi Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pemboman-udara-israel-di-kota-gaza-pada-6-agustus-2022.jpg)