Minggu, 19 April 2026

Bintang Pop Turki Jadi Tahanan Rumah setelah Lontarkan Lelucon yang Singgung Sekolah Agama

Bintang pop Turki, Gulsen Bayraktar Colakoglu menjadi tahanan rumah setelah melontarkan lelucon yang menyinggung sekolah agama.

Penulis: Rica Agustina
Editor: Sri Juliati
Twitter @gulsen
Bintang pop Turki, Gulsen Bayraktar Colakoglu. - Bintang pop Turki, Gulsen Bayraktar Colakoglu menjadi tahanan rumah setelah dituduh "menghasut kebencian dan permusuhan", Senin (29/8/2022). Pada bulan April, Gulsen melontarkan lelucon yang menyinggung sekolah agama. 

Gulsen menyesal bahwa leluconnya digunakan untuk menimbulkan perpecahan lebih lanjut.

"Saya minta maaf karena kata-kata saya memberikan materi kepada orang-orang jahat yang bertujuan untuk mempolarisasi negara kita," katanya di akun media sosialnya sebelum dimasukkan ke balik jeruji besi.

Kritikus pemerintah mengatakan penangkapan Gulsen merupakan upaya Erdogan untuk mengkonsolidasikan dukungan dari para pendukungnya yang religius dan konservatif menjelang pemilihan tahun depan.

Penangkapan Gulsen juga memicu kemarahan di media sosial dan memperdalam kekhawatiran tentang peradilan Turki, yang independensinya dipertanyakan oleh partai-partai oposisi.

Lebih lanjut, Gulsen dikerumuni oleh wartawan tetapi tidak berbicara ketika penjaga keamanan membimbingnya dari penjara wanita ke sebuah van yang menunggu.

"Kami sangat senang dengan keputusan itu," kata pengacaranya Emek Emre di luar ruang sidang.

Gulsen akan menghabiskan malam di rumahnya sendiri bersama anaknya, tambah Emre.

Tetapi Emre juga akan meminta pembebasannya dari tahanan rumah.

Dia mengatakan bahwa menempatkan kliennya di bawah tahanan rumah "tidak sesuai dengan hukum".

Gulsen muncul pada 1990-an, dengan klip video pertamanya yang menampilkan dirinya dalam piyama.

Lagu dan videonya menjadi lebih bersifat cabul dan terang-terangan seksual seiring waktu.

Tahun ini, dia mendedikasikan penghargaan "ikon tahun ini" Elle Style untuk gerakan LGBTQ.

Penyanyi itu sebelumnya juga menjadi sasaran di kalangan Islam karena berpakaian terbuka saat manggung.

(Tribunnews.com/Rica Agustina)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved