Virus Corona

Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Dirawat di Rumah Sakit setelah Positif Covid-19

Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit spesialis perawatan jantung setelah dinyatakan positif Covid-19.

AFP
Dokumentasi foto pada 7 Agustus 2020 menunjukkan mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, berbicara pada konferensi pers di Kuala Lumpur. Mahathir dirawat di rumah sakit spesialis jantung untuk ketiga kalinya dalam beberapa minggu dan kini menjalani masa pemulihan. - Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit spesialis perawatan jantung setelah dinyatakan positif Covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad dinyatakan positif Covid-19 pada Rabu (31/8/2022) pagi waktu setempat.

Menyusul hal ini, Mahathir Mohamad langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

"Mahathir dirawat di National Heart Institute (IJN) untuk observasi selama beberapa hari ke depan seperti yang disarankan oleh tim medis," kata pernyataan kantornya, lapor SCMP

Mahathir yang berusia 97 tahun ini memiliki riwayat masalah jantung.

Ia telah menjalani prosedur medis elektif di rumah sakit pada Januari lalu dan kembali menjalani perawatan pada akhir bulan tersebut.

Kantor Mahathir tidak menjelaskan rincian mengenai gejala atau kondisinya.

Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad saat ini tengah mengkarantina dirinya sendiri, setelah melakukan kontak fisik dengan seorang anggota parlemen Malaysia yanag dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19).
Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad saat ini tengah mengkarantina dirinya sendiri, setelah melakukan kontak fisik dengan seorang anggota parlemen Malaysia yanag dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19). - Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit spesialis perawatan jantung setelah dinyatakan positif Covid-19. (Miera Zulyana)

Baca juga: Mahathir Mohamad Luruskan Pernyataan Malaysia Harus Mengklaim Singapura dan Riau, Ini Penjelasannya

Namun seorang ajudan mengatakan dengan syarat anonim bahwa Mahathir menderita gejala Covid-19 ringan.

Mahathir telah menerima tiga dosis vaksin Covid-19.

Baik Mahathir maupun IJN Malaysia tidak mengatakan prosedur apa yang telah dijalani mantan pemimpin Malaysia itu pada Januari lalu.

Kedua pihak hanya menyatakan bahwa Mahathir telah dirawat di unit perawatan jantung di rumah sakit.

Perdana menteri yang menjabat selama lebih dari dua dekade ini, pernah mengalami serangan jantung dan operasi bypass.

Mahathir menjabat sebagai perdana menteri selama 22 tahun hingga 2003.

Dia kembali sebagai pemimpin pada usia 92 tahun setelah memimpin koalisi oposisi meraih kemenangan bersejarah pada 2018, mengalahkan partai yang pernah dia pimpin.

Pemerintahannya runtuh dalam waktu kurang dari dua tahun karena pertikaian.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved