Konflik Rusia Vs Ukraina

Amerika Kirim Artileri M982 Excalibur, Peluru Berpemandu GPS Seharga Rp 1,3 Triliun ke Ukraina

Pentagon telah mengirim peluru Excalibur, artileri paling akurat yang dipandu GPS  ke Kiev guna mendukung upaya internasional untuk melawan Rusia

Yasuyoshi CHIBA / AFP
Seorang tentara Ukraina duduk di sebuah tank yang dibawa oleh sebuah pengangkut di dekat Bakhmut, Ukraina timur, pada 12 Mei 2022. Pentagon dilaporkan telah mengirimkan pasokan senjata ke Ukraina berupa peluru artileri berpemandu GPS yang kerap dijuluki M982 Excalibur 

Laporan Wartawan Tribunnews.com  Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – Pentagon dilaporkan telah mengirimkan pasokan senjata ke Ukraina berupa peluru artileri berpemandu GPS yang kerap dijuluki M982 Excalibur.

Informasi tersebut terungkap setelah sebuah dokumen anggaran penambahan persenjataan milik Ukraina bocor ke publik.

Dalam dokumen tersebut tertera apabila Pentagon telah mengirim peluru Excalibur, artileri paling akurat yang dipandu GPS  ke Kiev guna mendukung upaya internasional untuk melawan agresi Rusia.

Baca juga: UPDATE Perang Rusia-Ukraina Hari ke-198: Blinken Sebut Perang Kyiv dan Moskow Berada di Momen Kritis

Pengiriman artileri M982 Excalibur merupakan kali pertama yang dilakukan AS. Tak tanggung-tanggung,  untuk mendukung pasokan senjata M982 Excalibur ke Ukraina, Departemen Pertahanan AS diperkirakan telah menghabiskan dana sebesar 92 juta dolar AS atau setara dengan Rp1,3 triliun, dengan asumsi kurs Rp 14.835, seperti dikutip dari SCMP, Jumat (9/9/2022)..

“Penambahan 92 juta dolar AS ke Excalibur meningkat lebih dari dua kali lipat anggaran program, menambahkan sekitar 900 proyektil pada tahun fiskal 2022” menurut Mark Cancian, seorang analis pertahanan di Center for Strategic and Studi Internasional yang memantau pengeluaran terkait Ukraina.

Untuk penggunaannya M982 Excalibur yang dikembangkan Raytheon Missiles and Defense dan BAE Systems Bofor, akan disematkan pada meriam howitzer 155mm. Dengan perpaduan ini peluru berpemandu GPS dapat menyerang target stasioner dengan akurasi tepat. Dimana senjata besutan Amerika itu dapat dengan mudah menghancurkan tank lapis baja milik musuh dengan jarak mencapai 40,5 km.

Baca juga: AS Bongkar Operasi Moskow Pindahkan Ratusan Ribu Warga Ukraina ke Rusia

Saking canggihnya Excalibur bahkan sempat digunakan AS saat perang di Irak pada tahun 2007. Performanya yang sangat mengesankan sukses membuat senjata ini menjadi salah satu artileri perang andalan AS.

Selain artileri Excalibur Amerika diketahui juga turut mengirimkan beberapa senjata seperti peluru artileri 155mm konvensional, rudal anti-tank Javelin dan anti-udara Stinger, sistem roket bergerak HIMARS serta Sistem Roket Peluncuran Berganda yang dipandu atau GMLRS.

Tak hanya itu AS juga memasok arteri canggih ke militer Ukraina diantaranya granat MK-19, senapan sniper presisi serta unit pendingin baterai pengganti untuk peluru kendali FIM-92 Stingers.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved