Kamis, 7 Mei 2026

Ratu Elizabeth II Meninggal

Kisah Raja George VI, Ayah Ratu Elizabeth II yang Naik Takhta secara Tidak Terduga

Kisah Raja George VI, Ayah Ratu Elizabeth II yang ikut serta langsung dalam perang Dunia Pertama, naik takhta secara tidak terduga.

Tayang:
Penulis: Arif Fajar Nasucha
royal.uk
Albert Frederick Arthur George atau Raja George VI yang memerintah Kerajaan Inggris mulai dari tahun 1936-1952. Berikut Kisah Raja George VI, Ayah Ratu Elizabeth II yang ikut serta langsung dalam perang Dunia Pertama, naik takhta secara tidak terduga. 

Dikutip dari royal.uk, sebelum menjadi Raja, George pernah terjun dalam perang Dunia Pertama.

Pada tanggal 31 Mei dan 1 Juni 1916, pasukan angkatan laut Inggris dan Jerman bertemu di lepas pantai Denmark, itu merupakan pertempuran laut terbesar dalam Perang Dunia Pertama.

Di antara mereka yang bertugas di Armada Inggris adalah putra kedua Raja George V, Pangeran Albert (Raja George VI 1895-1952).

Pada bulan September 1913 dia ditugaskan sebagai Taruna di kapal HMS Collingwood, dan dia bertugas di kapal ini selama pertempuran di Jutlandia.

"Kami pergi ke 'Action Stations' pada pukul 4.30 sore dan melihat Battle Cruiser beraksi di depan kami di haluan kanan. Beberapa kapal penjelajah lainnya menembaki haluan pelabuhan. Saat kami datang, "Singa" yang memimpin Battle Cruiser kami, tampaknya terbakar di sisi pelabuhan, tapi itu tidak serius," tulisnya sebagaimana dipublikasikan laman resmi Kerajaan, royal.uk.

Baca juga: Sosok Raja Charles III, Raja Baru Inggris Pengganti Ratu Elizabeth II

Menjadi Raja Secara Tidak Terduga

Kembali dikutip dari royal.uk pada artikel yang berbeda, George VI menjadi Raja secara tak terduga setelah saudaranya turun takhta, Raja Edward VIII, pada Desember 1936.

Raja George VI bekerja keras untuk beradaptasi atas takhta yang tiba-tiba dia duduki.

Dilindungi oleh alam dan keyakinan agama yang mendalam, ia dibantu istrinya, Lady Elizabeth Bowes-Lyon dalam menjalankan pekerjaannya.

Raja George VI melakukan Kunjungan Kenegaraan ke Prancis pada tahun 1938.

Raja George VI juga mengunjungi Kanada dan Amerika Serikat pada tahun 1939, raja Inggris pertama yang memasuki Amerika Serikat.

Prestasi terbesarnya datang selama Perang Dunia Kedua.

Ketika Istana dibom sembilan kali selama perang, alih-alih mengungsi, ia justru tetap tinggal di Istana Buckingham.

Dia dan istrinya, Ratu Elizabeth, mengunjungi daerah-daerah yang dibom parah di East End of London dan di tempat lain di negara itu.

Baca juga: Kata-kata Penghormatan Raja Charles Bagi Ibunya Ratu Elizabeth yang Telah Wafat

Raja mengembangkan hubungan kerja yang erat dengan Perdana Menteri masa itu, Winston Churchill, karena sebagian besar Eropa jatuh ke tangan Nazi Jerman.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved