Ratu Elizabeth II Meninggal
Putri Diana di Mata Ratu Elizabeth: Disambut Baik Tapi Tindakannya Sulit Dipahami
Disebutkan Ratu Elizabeth sebenarnya peduli terhadap Putri Diana, tapi mendapati perilakunya sulit dipahami.
Drama kerajaan tak berakhir di situ.
Pada tahun 1992, muncul kaset "Squidgygate" dengan James Gilbey di mana Diana menyebut pernikahannya sebagai "penyiksaan".
Ia juga merujuk pada bangsawan dengan istilah yang kurang menyenangkan.
Tak lama kemudian, diumumkan bahwa Pangeran Charles dan Putri Diana akan berpisah.
Dalam wawancara televisinya dengan Jonathan Dimbleby pada tahun 1994, Charles mengakui bahwa dia tidak setia.
Putri Diana kemudian muncul dalam program televisi Panorama, di mana ia menceritakan semuanya tentang kerajaan.
Diana merahasiakan wawancara itu dari Ratu sampai sebelum acara itu ditayangkan.
Diana mengatakan kepada bangsa bahwa ada tiga orang dalam pernikahannya.
Segera setelah siaran pada tahun 1995 itu, Ratu menulis kepada Charles dan Diana, menyarankan mereka untuk bercerai.
Keduanya benar bercerai pada tahun 1996 dan Diana dicopot dari gelar HRH-nya.
Setahun kemudian, Putri Diana meninggal.
Dia tewas dalam kecelakaan mobil pada 31 Agustus 1997 di Paris.
Saat itu ia bersama kekasihnya, Dodi Fayed, yang dikejar paparazzi.
Ketika Ratu tinggal bersama William dan Harry yang berduka di Balmoral, publik marah karena Ratu tidak segera muncul.
Berita utama surat kabar berteriak: "Tunjukkan pada kami bahwa Anda peduli", menyidir Ratu Elizabeth.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/putri-diana-dan-ratu-elizabeth-ii-pa.jpg)