Konflik Rusia Vs Ukraina

AS Tanggapi Serius Ancaman Putin Gunakan Senjata Nuklir di Perang Ukraina

Pejabat Gedung Putih menyebut AS menanggapi dengan serius ancaman Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menggunakan senjata nuklir dalam perang Ukraina

AFP
Koordinator Dewan Keamanan Nasional untuk Komunikasi Strategis John Kirby berbicara selama pengarahan harian di Ruang Pengarahan Pers James S Brady Gedung Putih di Washington, DC, pada 19 Juli 2022. - Pejabat Gedung Putih menyebut AS menanggapi dengan serius ancaman Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menggunakan senjata nuklir dalam perang Ukraina. Brendan SMIALOWSKI / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Amerika Serikat menanggapi serius ancaman terselubung Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menggunakan senjata nuklir dalam perang di Ukraina.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Pers Departemen Pertahanan AS John Kirby kepada BBC.

Rabu kemarin (21/9/2022), Putin memperingatkan bahwa Rusia akan menggunakan semua cara yang ada untuk melindungi wilayahnya di Ukraina.

Pejabat tinggi Gedung Putih itu menanggapi dengan menyebut ucapan Putin sangat sembrono.

Lebih lanjut, Putin menyatakan seruannya setelah empat wilayah Ukraina yang dikuasai Rusia akan mengadakan referendum.

Ukraina dan sekutunya menyebut aneksasi sebagai latihan palsu, yang dirancang untuk memberikan legitimasi palsu untuk aneksasi ilegal.

Baca juga: UPDATE Perang Rusia-Ukraina: Putin Perintahkan Mobilisasi Parsial, Lalu Lintas Perbatasan Padat

"Ini adalah preseden berbahaya bagi Putin untuk menggunakan retorika semacam ini dalam konteks perang yang jelas bahwa dia kalah di Ukraina," kata Kirby.

"Kami harus menanggapi ancaman ini dengan serius dan kami melakukannya," imbuhnya.

"Kami telah memantau, sebaik mungkin, kemampuan nuklirnya, saya dapat memberi tahu Anda bahwa kami tidak melihat indikasi bahwa kami perlu mengubah postur pencegahan strategis kami. pada saat ini."

DK PBB kecam tindakan Rusia

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved