Jumat, 29 Agustus 2025

Mantan PM Pakistan Imran Khan Muncul setelah Insiden Penyerangan, Sebut Dirinya Ditembak 4 Kali

Imran Khan beberkan detil penembakan dirinya. Sang mantan perdana menteri Pakistan itu meyebut ia ditembak 4 kali.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Miftah
via Sky News
Imran Khan muncul untuk pertama kalinya setelah insiden penembakan. Sang mantan perdana menteri Pakistan itu beberkan detil penembakan dirinya. Ia meyebut dirinya ditembak 4 kali. 

Imran Khan sempat diwawancarai Sky News dua jam sebelum dia ditembak.

Saat itu ia berkata dirinya berharap tidak akan ada kekerasan selama pawainya di seluruh negeri.

Ditanya apakah potensi kekerasan membuatnya khawatir, dia berkata:

"Saya sudah berada di jalan selama enam bulan sekarang, apa yang saya lihat saya yakin bahwa saya akan dapat mengarahkannya melalui pemilihan.

"Saya akan bisa mengarahkan ini melalui pemilihan dan membawa perubahan."

"Tapi kemungkinan lainnya adalah, Anda tidak ingin sebaliknya."

Rekaman dari tempat kejadian menangkap sosok pelaku penembakan, yang tampaknya melarikan diri ketika anggota masyarakat mencoba mengambil senjata darinya.

Polisi sedang menginterogasi tersangka penyerang, yang muncul dalam sebuah video yang mengatakan dia melakukan penembakan dan bertindak sendiri.

Imran Khan saat ini tengah menyerukan pemilihan baru sejak dia digulingkan dari kekuasaan pada April.

Ia menyampaikan pidato di sejumlah pertemuan di seluruh negeri.

Ia sedang melakukan pawai enam hari dari Lahore ke Islamabad ketika penembakan itu terjadi.

Dalam foto yang diambil pada 1 November 2022 ini, mantan perdana menteri Pakistan Imran Khan berbicara saat mengambil bagian dalam pawai anti-pemerintah di Gujranwala. Imran Khan ditembak di kaki pada rapat umum politik pada 3 November 2022 tetapi dia dalam kondisi stabil, kata seorang ajudan.
Dalam foto yang diambil pada 1 November 2022 ini, mantan perdana menteri Pakistan Imran Khan berbicara saat mengambil bagian dalam pawai anti-pemerintah di Gujranwala. Imran Khan ditembak di kaki pada rapat umum politik pada 3 November 2022 tetapi dia dalam kondisi stabil, kata seorang ajudan. (Arif ALI / AFP)

Setelah penembakan itu, para pendukung Imran Khan menggelar aksi protes nasional.

Para demonstran memblokir jalan-jalan utama di kota-kota besar dan terkadang bentrok dengan polisi.

Partainya telah menyerukan agar protes berlanjut sampai tuntutannya untuk perubahan politik di Pakistan dipenuhi.

"Hari ini, setelah salat Jumat, akan ada protes di seluruh negeri, yang akan berlanjut sampai permintaan Imran Khan dipenuhi," Asad Umar, pembantu dekat Khan, mentweet Jumat kemarin.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan