Selasa, 2 Juni 2026

Mesir hingga Ukraina Kecam Serangan Bom Istanbul Turki, Prancis: Kami Dukung Perang Lawan Terorisme

Kecaman atas serangan Minggu dan belasungkawa untuk para korban mengalir dari beberapa negara, termasuk Azerbaijan, Mesir, Prancis, hingga Ukraina.

Tayang:
Editor: Arif Fajar Nasucha
AFP/YASIN AKGUL
Polisi Turki mengamankan daerah itu setelah ledakan kuat yang tidak diketahui asalnya mengguncang jalan perbelanjaan Istiklal yang sibuk di Istanbul, pada 13 November 2022. - Kecaman atas serangan hari Minggu dan belasungkawa untuk para korban mengalir dari beberapa negara, termasuk Azerbaijan, Mesir, Prancis, Yunani, Italia, Pakistan, Ukraina, Inggris, dan AS. (Photo by Yasin AKGUL / AFP) 

Berbicara pada konferensi pers di Istanbul, dia mengutuk apa yang disebutnya "serangan keji" dan mengatakan "bau teror" ada di udara

Menteri pemerintah Derya Yanik menulis dalam sebuah tweet bahwa seorang pegawai kementerian pemerintah dan putrinya yang masih kecil termasuk di antara para korban.

Tersangka ditangkap

Baca juga: Berita Foto : Ledakan di Istanbul Turki Tewaskan 6 Orang

Seorang polisi Turki memberi isyarat ketika dia mencoba untuk mengamankan daerah itu setelah ledakan kuat yang tidak diketahui asalnya mengguncang jalan perbelanjaan Istiklal yang sibuk di Istanbul, pada 13 November 2022. - Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya men-tweet bahwa empat orang tewas dan 38 lainnya luka-luka menurut informasi awal. (Photo by Yasin AKGUL / AFP)
Seorang polisi Turki memberi isyarat ketika dia mencoba untuk mengamankan daerah itu setelah ledakan kuat yang tidak diketahui asalnya mengguncang jalan perbelanjaan Istiklal yang sibuk di Istanbul, pada 13 November 2022. - Kecaman atas serangan hari Minggu dan belasungkawa untuk para korban mengalir dari beberapa negara, termasuk Azerbaijan, Mesir, Prancis, Yunani, Italia, Pakistan, Ukraina, Inggris, dan AS. (Photo by Yasin AKGUL / AFP) (AFP/YASIN AKGUL)

Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengatakan seorang tersangka atas ledakan di Istanbul telah ditangkap.

"Seorang wanita diduga meninggalkan bom telah ditangkap oleh polisi," katanya pada Senin pagi (14/11/2022), dikutip BBC.

Pihak berwenang menuduh Partai Pekerja Kurdistan (PKK) bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Jalan Istiklal - salah satu arteri utama kota yang biasanya dipadati pembeli - sebelumnya menjadi sasaran pelaku bom bunuh diri pada tahun 2016.

Berita lain terkati bom Turki

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved