Konflik Rusia Vs Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari ke-271: Moskow Lancarkan Hampir 400 Serangan

Berikut sejumlah peristiwa yang terjadi terkait dengan perang antara Rusia dan Ukraina pada Senin (21/11/2022).

Penulis: Rica Agustina
CNN/Gubernur Regional Luhansk Serhiy Hayday.
Personel darurat membersihkan puing-puing setelah sebuah bom menghancurkan sekolah di Desa Bilohorivka, Ukraina pada Sabtu 7 Mei 2022. Foto dari Gubernur Regional Luhansk Serhiy Hayday. - Berikut sejumlah peristiwa yang terjadi terkait dengan perang antara Rusia dan Ukraina pada Senin (21/11/2022). 

TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina masih berlangsung hingga hari ini, Senin (21/11/2022).

Memasuki hari ke-271, terdapat serangkaian peristiwa yang terjadi, di antaranya ratusan serangan Rusia di Ukraina timur.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan Rusia melancarkan hampir 400 serangan pada Minggu (20/11/2022).

"Di wilayah Luhansk, kami perlahan bergerak maju sambil berperang. Sampai sekarang, ada hampir 400 serangan artileri di timur sejak awal hari," kata Zelensky.

Zelensky menambahkan, meski cuaca memburuk, jumlah serangan Rusia tetap sangat tinggi.

"Pertempuran paling sengit, seperti sebelumnya, terjadi di wilayah Donetsk," katanya.

Baca juga: Serang Baru Menyasar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia di Ukraina

"Meskipun ada lebih sedikit serangan hari ini karena cuaca yang memburuk, sayangnya jumlah tembakan Rusia tetap sangat tinggi."

Rusia telah memindahkan pasukan untuk memperkuat posisi di wilayah Donetsk dan Luhansk timur setelah mundur dari Kherson.

Lebih lanjut, berikut peristiwa lainnya terkait dengan perang antara Rusia dan Ukraina yang dilaporkan The Guardian pada Senin (21/11/2022).

Pengawas Nuklir akan Tinjau PLTN Zaporizhzhia

Pengawas nuklir PBB akan melakukan peninjauan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia pada Senin setelah situs itu dikupas lebih dari selusin kali selama akhir pekan.

Ledakan itu merusak bangunan dan peralatan, meskipun tidak ada yang "penting" untuk keselamatan dan keamanan nuklir, kata Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Pemimpinnya, Rafael Grossi, mengatakan kekuatan di balik penembakan itu "bermain api", menambahkan bahwa itu harus segera dihentikan.

Jerman Tawarkan Sistem Pertahanan ke Polandia

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved