Kamis, 8 Januari 2026

Gempa di Turki

Gempa Kembali Melanda Turki Berkekuatan 7,5 SR, Tercatat Sudah 1.200 Orang Tewas

Gempa telah kembali mengguncang Turki dengan kekuatan 7,5 SR pada Senin (6/2/2023) pukul 13.24 waktu setempat.

AFP/LOUAI BESHARA
Tim penyelamat Suriah mencari korban selamat di bawah puing-puing setelah gempa berkekuatan 7,8 SR di kota Hama di Suriah tengah yang dikuasai pemerintah pada 6 Februari 2023. - Gempa kedua telah mengguncang Turki pada Senin (6/2/2023). Gempa kedua ini berkekuatan 7,5 SR di Distrik Elbistan, Provinsi Kahramanmaras, Turki pada pukul 13.24 waktu setempat. 

TRIBUNNEWS.COM - Gempa kembali mengguncang Turki pada Senin (6/2/2023) siang.

Gempa kedua ini berkekuatan 7,5 SR di Distrik Elbistan, Provinsi Kahramanmaras, Turki pada pukul 13.24 waktu setempat.

Dikutip dari BBC, Elbistan terletak sekitar 80 mil tepat di utara Gaziantep, tempat pusat gempa pagi ini berada.

Seorang pejabat dari Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki mengatakan, gempa itu "bukan gempa susulan" dan "independen" dari gempa pagi ini.

Setidaknya 70 kematian telah dilaporkan di Kahramanmaras setelah gempa pertama.

1.200 Orang Tercatat Meninggal Dunia

Baca juga: Lebih dari 1.000 Orang Tewas akibat Gempa Turki dan Suriah, Uni Eropa Kerahkan 10 Tim SAR

Gempa pertama di Turki dan Suriah pada Senin pagi telah menewaskan 1.200 orang.

Atas kejadian gempa di Turki ini, pemerintah memutuskan untuk meliburkan sekolah di 10 kota dan provinsi.

Kesepuluh kota dan provinsi tersebut, yakni Kahramanmaraş, Hatay, Gaziantep, Osmaniye, Adıyaman, Malatya, Şanlıurfa, Adana, Diyarbakır, Kilis.

Wakil Presiden Turki, Fuat Oktay mengatakan, penerbangan ke dan dari bandara di provinsi Hatay telah ditangguhkan, sementara bandara di Maraş dan Antep juga ditutup untuk penerbangan sipil.

Pencarian Terus Dilakukan

Orang-orang mencari korban selamat di Diyarbakir, pada 6 Februari 2023, setelah gempa berkekuatan 7,8 melanda tenggara negara itu. - Setidaknya 284 orang tewas di Turki dan lebih dari 2.300 orang terluka dalam salah satu gempa terbesar di Turki dalam setidaknya satu abad, saat pekerjaan pencarian dan penyelamatan berlanjut di beberapa kota besar. (Photo by ILYAS AKENGIN / AFP)
Orang-orang mencari korban selamat di Diyarbakir, pada 6 Februari 2023, setelah gempa berkekuatan 7,8 melanda tenggara negara itu. - Setidaknya 284 orang tewas di Turki dan lebih dari 2.300 orang terluka dalam salah satu gempa terbesar di Turki dalam setidaknya satu abad, saat pekerjaan pencarian dan penyelamatan berlanjut di beberapa kota besar. (Photo by ILYAS AKENGIN / AFP) (AFP/ILYAS AKENGIN)

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan di Twitter bahwa "tim pencarian dan penyelamatan segera dikirim" ke daerah yang dilanda gempa.

Baca juga: Sekolah-sekolah di Turki Tutup 10 Hari Setelah Diguncang Gempa, Jadi Tempat Evakuasi Korban Gempa

"Kami berharap dapat melewati bencana ini bersama-sama secepat mungkin dan dengan kerusakan yang paling sedikit," tulis Erdogan.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu mengatakan, setidaknya ada enam gempa susulan dan mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki bangunan yang rusak karena risikonya.

"Prioritas kami adalah mengeluarkan orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan dan memindahkan mereka ke rumah sakit," kata Soylu, dikutip dari Al Jazeera.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved