Bill Gates: AS Tidak akan Mampu Batasi Industri Microchip China
Pendiri Microsoft Bill Gates mengklaim bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan dapat mencapai hasil yang diinginkan dan membatasi ambisi China.
Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari
TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Pendiri Microsoft Bill Gates mengklaim bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan dapat mencapai hasil yang diinginkan dan membatasi ambisi China.
Perlu diketahui, AS berupaya menekan China melalui pembatasan pengadaan yang mencakup upaya baru-baru ini untuk mengembalikan industri chip berada di bawah kendali AS.
Dikutip dari laman Sputnik News, Jumat (3/3/2023), Bill Gates tidak melihat ada hal yang dapat membatasi penjualan chip ke China, karena menurutnya negara Asia akan dapat mengejar AS secara lebih cepat pada skala ini.
Ia pun berharap agar AS dan China bekerja sama lebih dekat satu sama lain.
Baca juga: Spanyol Investasikan 12,25 Miliar Euro Untuk Bangun Industri Microchip
Mengenai kemungkinan terjadinya konflik militer antara China dan AS dalam dekade berikutnya, Gates berpendapat bahwa membatasi penjualan dan manufaktur chip China hanya akan memperingatkan negara itu tentang niat eskalasi militer.
Ini tentu akan semakin merusak hubungan bilateral dan memberi China peringatan dini tentang ancaman di masa depan.
Miliarder itu secara pribadi tidak percaya pada konflik militer antara kedua negara.
"Jadi jika anda benar-benar berpikir akan ada perang dalam dekade mendatang, yang saya harap tidak akan pernah terjadi, saya kira tidak akan terjadi," kata Gates.
Sebelumnya pada 2019, AS mewajibkan salah satu produsen elektronik terbesar di China, Huawei, dan produsen lain untuk mengajukan izin membeli teknologi dari Departemen Perdagangan AS.
Ini secara efektif membuat raksasa China itu tanpa chip 5G.
Pada Oktober 2022, AS melangkah lebih jauh dan tidak hanya memperluas daftar perusahaan yang tercakup dalam pembatasan, namun juga melarang banyak pabrikan asing memasok pelanggan China.
Baca juga: Rusia Beralih ke Microchip China untuk Memenuhi Pembuatan Kartu Bank Domestik
Perusahaan Belanda ASML, yang merupakan produsen peralatan fotolitografi terbesar, juga masuk dalam pembatasan tersebut.
"Saya kira AS tidak akan pernah berhasil mencegah China memiliki chip yang hebat," tegas Gates.
Fotolitografi adalah salah satu teknologi paling kompleks di dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bill-gates-covid-19.jpg)