Senin, 1 September 2025

Letusan Gunung Berapi Shiveluch di Rusia sebabkan Hujan Abu dan Awan Hitam

Letusan gunung berapi Shiveluch di Rusia meletus hari ini. Letusan ini menyebabkan hujan abu dan awan hitam di desa terdekat di Semenanjung Kamchatka.

Russia
Cuplikan video yang diambil oleh warga saat terjadi letusan besar dari gunung berapi Shiveluch di Kamchatka, Rusia pada Selasa (11/4/2023) sekira pukul 05.44 waktu setempat. Desa-desa terdekat tertutup abu vulkanik dan langit berwarna hitam. 

TRIBUNNEWS.COM - Gunung berapi Shiveluch telah mulai meletus di Semenanjung Kamchatka di Rusia pada hari ini, Selasa (11/4/2023) pukul 05.44 waktu setempat.

Gunung berapi ini memuntahkan kolom abu hitam hingga 20 kilometer (12 mil) ke langit.

Survei Geofisika Cabang Kamchatka Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia (RAS), melaporkan ketinggian abu vulkanik.

"Pada 11 April 2023, 05.44 waktu setempat, gunung berapi Shiveluch meletus. Menurut data seismik, ketinggian abu yang dimuntahkan letusan sekitar 20.000 meter di atas permukaan laut," kata RAS di Telegram.

Institut Vulkanologi dan Seismologi RAS Cabang Timur Jauh, mengatakan, aliran vulkanik dari Shiveluch dapat menempuh jarak hingga 20 kilometer dan memblokir jalan.

Baca juga: Dokumen Rahasia AS Bocor: Rusia Hampir Tembak Jatuh Pesawat Inggris, NATO Nyaris Terseret Perang

Lembaga tersebut mengatakan semburan abu menimbulkan bahaya yang signifikan bagi penerbangan.

Dengan demikian, tingkat ancaman tertinggi untuk penerbangan diumumkan di semenanjung itu.

Lembaga tersebut mengatakan, hujan abu di Desa Klyuchi merupakan yang terkuat dalam 60 tahun terakhir.

Oleg Bondarenko, kepala distrik Ust-Kamchatsky, mengatakan langit tertutup awan hitam dalam radius beberapa puluh kilometer dari gunung berapi, termasuk Desa Klyuchi dan Kozyrevsk di distrik Ust-Kamchatsky.

Dia menambahkan, guntur bergemuruh karena tekanan elektrostatik di awan abu, dikutip dari Reuters.

Potret rumah di desa terdekat Kyluchi, yang tertutup lapisan abu vulkanik akibat letusan gunung berapi Shiveluch di Kamchatka, Rusia pada Selasa (11/4/2023) sekira pukul 05.44 waktu setempat. Ketebalan lapisan abu vulkanik mencapai 8,5 cm di Klyuchi.
Potret rumah di desa terdekat Kyluchi, yang tertutup lapisan abu vulkanik akibat letusan gunung berapi Shiveluch di Kamchatka, Rusia pada Selasa (11/4/2023) sekira pukul 05.44 waktu setempat. Ketebalan lapisan abu vulkanik mencapai 8,5 cm di Klyuchi. (Russia)

Abu mulai berjatuhan di desa-desa, katanya, dan mengimbau warga distrik untuk tetap berada di dalam rumah dan memakai masker.

Gubernur wilayah Kamchatka, Vladimir Solodov, juga mengimbau warga untuk tidak meninggalkan rumah mereka jika tidak perlu.

Ia memerintahkan agar pekerjaan lembaga sosial dan sekolah dihentikan, dan lalu lintas jalan raya antara Klyuchi dan Ust-Kamchatsk diblokir.

Letusan besar gunung berapi Shiveluch di Kamchatka, Rusia pada Selasa (11/4/2023). Desa-desa terdekat seperti Klyuchi, tertutup lapisan abu yang tebal. Ketebalan lapisan abu vulkanik mencapai 8,5 cm di Klyuchi. Letusan ini merupakan yang terbesar selama 60 tahun terakhir.
Letusan besar gunung berapi Shiveluch di Kamchatka, Rusia pada Selasa (11/4/2023). Desa-desa terdekat seperti Klyuchi, tertutup lapisan abu yang tebal. Ketebalan lapisan abu vulkanik mencapai 8,5 cm di Klyuchi. Letusan ini merupakan yang terbesar selama 60 tahun terakhir. (Croc)

Baca juga: Emmanuel Macron: Berkaca dari Perang Rusia-Ukraina, Eropa Jangan Ikuti AS di Konflik China-Taiwan

Hujan Abu Vulkanik Meluas

Pemerintah wilayah Kamchatka mengatakan, mengutip para ilmuwan, yang menyebutkan abu vulkanik telah menyebar 500 kilometer barat laut gunung berapi dan terus menyebar.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan