Rabu, 15 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Imbas Perang Rusia Ukraina, Pengeluaran Militer Global Naik hingga 2,24 Miliar Dolar

Dampak Perang Rusia Ukraina, pengeluaran militer global meroket hingga 2,24 triliun dolar pada tahun 2022. 3 teratas adalah AS, China, dan Rusia.

PressidentofRussia/ZelenskyyUa/POTUS
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri), Presiden Ukraina Zelensky (tengah), Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kanan) - Perang Rusia Ukraina menyebabkan naiknya pengeluaran militer global hingga 2,24 miliar dolar pada tahun 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia Ukraina menyebabkan meroketnya pengeluaran militer global meningkat sebesar 3,7 persen pada tahun 2022.

Angka ini mencapai rekor tertinggi baru sebesar $2.240 miliar, menurut data baru oleh Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), yang diterbitkan pada hari Senin (24/4/2023).

Setidaknya ada 10 negara teratas yang mengalami peningkatan pengeluaran akibat perang Rusia Ukraina dan sejumlah konflik lain yang memanas pada tahun 2022.

Lima negara pembelanja teratas adalah Amerika Serikat, China, Rusia, India, dan Arab Saudi, menyumbang 63 persen dari total global.

“Pengeluaran militer dunia tumbuh untuk tahun kedelapan berturut-turut pada tahun 2022 ke level tertinggi sepanjang masa sebesar $2.240 miliar. Sejauh ini, kenaikan paling tajam dalam pengeluaran (+13 persen) terlihat di Eropa,” kata SIPRI dalam laporannya, dikutip dari The Mainichi.

Amerika Serikat tetap menjadi pembelanja militer terbesar di dunia, dengan pengeluaran militernya mencapai $877 miliar pada tahun 2022, yang merupakan 39 persen dari total pengeluaran militer global.

Baca juga: Rusia Kecam AS yang Tolak Visa Jurnalisnya untuk Liput Acara PBB di New York

“Peningkatan belanja AS sebesar 0,7 persen pada tahun 2022 akan menjadi lebih besar jika bukan karena tingkat inflasi tertinggi sejak tahun 1981,” kata SIPRI.

China

China adalah pembelanja militer terbesar kedua di dunia pada tahun 2022, menghabiskan $292 miliar, atau 4,2 persen lebih banyak daripada tahun 2021, menurut SIPRI.

“Pengeluaran militer Rusia tumbuh sekitar 9,2 persen pada tahun 2022, menjadi sekitar $86,4 miliar. Ini setara dengan 4,1 persen produk domestik bruto (PDB) Rusia pada 2022, naik dari 3,7 persen PDB pada 2021,” kata SIPRI, dikutip dari Eura News.

Ukraina

Sementara itu, pengeluaran militer Ukraina mengalami peningkatan tertinggi dalam satu tahun dalam pengeluaran militer suatu negara yang pernah dicatat dalam data SIPRI.

Ukraina mengeluarkan $44,0 miliar pada tahun 2022, yang merupakan peningkatan sebesar 640 persen atau 7,4 kali lipat dari tahun sebelumnya.

Pengeluaran militer Ukraina terdiri dari 34 persen dari produk domestik bruto pada tahun 2022, menjadi pengeluaran militer terbesar ke-11 dari posisi ke-36 tahun sebelumnya.

Ukraina juga bergabung dengan 15 besar untuk pertama kalinya.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky berbicara pada tentara Ukraina di Oblast Donetsk pada Selasa (18/4/2023). Ia mengunjungi posisi garis depan pasukan Ukraina di kota Avdiivka dan Oblast Poltava. Zelensky juga mengunjungi Volyn, perbatasan dengan Belarus dan Polandia, untuk memeriksa perbatasan.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky berbicara pada tentara Ukraina di Oblast Donetsk pada Selasa (18/4/2023). Ia mengunjungi posisi garis depan pasukan Ukraina di kota Avdiivka dan Oblast Poltava. Zelensky juga mengunjungi Volyn, perbatasan dengan Belarus dan Polandia, untuk memeriksa perbatasan. (Telegram/Zelensky Official)

Baca juga: Rusia Temukan Bom di Belgorod, 3.000 Warga Dievakuasi dari 17 Apartemen

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved