Minggu, 3 Mei 2026

Apakah masih memungkinkan untuk melakukan 'digital detox' di era digital?

Di era digital ini, menjadi jauh lebih sulit dari sebelumnya untuk menjauhkan diri dari ketergantungan akan telepon pintar dan alat…

Tayang:

Menjadi jauh lebih sulit dari sebelumnya untuk menjauhkan diri dari ketergantungan akan telepon pintar dan alat teknologi digital lainnya, yang begitu mengikat kuat dalam hidup manusia. Apakah melakukan 'detoksifikasi digital' hanyalah sebuah kesia-siaan?

Pada bulan Februari, tersiar kabar bahwa CEO Salesforce Marc Benioff telah melakukan 'detoksifikasi digital': 10 hari tanpa teknologi di resor Polinesia Prancis.

Bagi sekelompok kecil orang, melepas ketergantungan atas perangkat digital adalah impian yang dapat dicapai – tetapi bagi kebanyakan orang, hal itu tidak mungkin terjadi, terutama sekarang.

Detoksifikasi digital membutuhkan seseorang untuk secara total terputus dari berbagai fasilitas teknologi: termasuk istirahat dari memandang layar digital, akses terhadap media sosial, serta konferensi video selama beberapa hari.

Ada niat baik di balik tujuannya – yakni mengurangi stres atau kecemasan, dan berhubungan kembali dengan dunia fisik. Dan meskipun belum ada bukti secara ilmiah dari manfaat pantang teknologi ini, detoksifikasi digital tetap menjadi tantangan yang menarik bagi banyak orang.

Namun tantangan itu menjadi jauh lebih sulit untuk dicapai sejak 2012, ketika peneliti pertama kali menggunakan istilah tersebut. Layar digital telah menjadi hal yang penting saat itu, bahkan dengan berbagai aplikasi dan media sosial yang baru lahir.

Namun, mencoba detoksifikasi digital pada tahun 2012 akan sangat mudah dibandingkan dengan sekarang, ketika hidup kita tidak mungkin terlepas dari teknologi.

Banyak orang kini membayar dengan ponsel saat bertransaksi di toko, bekerja di komputer dan tablet, dan menjaga hubungan sosial melalui aplikasi. Dan sejak pandemi, kebutuhan terhadap teknologi dalam kehidupan manusia semakin intensif.

Detoksifikasi digital pada tahun 2023: dari mana Anda akan memulai itu?

Tidak perlu berlari ke hutan belantara terpencil selama beberapa hari tanpa telepon, para ahli mengatakan bahwa detoksifikasi digital tidak lagi memungkinkan bagi kebanyakan orang.

“Teknologi sudah menjadi bagian dari diri kita sekarang. Kita menggunakan bank dengan aplikasi, membaca menu restoran di ponsel, dan bahkan berolahraga dengan instruktur melalui layar,” kata konsultan yang berbasis di Seattle, Emily Cherkin, seorang spesialis dalam manajemen waktu layar.

“Teknologi sangat tertanam dalam hidup, kita menyiapkan diri kita sendiri menuju kegagalan jika kita mengatakan kita akan bebas dari digital selama seminggu.”

Ketika orang semakin bergantung pada teknologi, melakukan detoksifikasi digital tampaknya bukan lagi tujuan yang masuk akal.

Tapi mungkin ada solusi yang lebih realistis yang akan mengurangi obsesi kita akan teknologi, tanpa memaksa kita untuk memutuskan hubungan sama sekali.

Semakin lama menghabiskan waktu di depan layar

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved