Senin, 1 September 2025

Alasan WHO nyatakan Covid-19 bukan lagi 'darurat kesehatan global'

Hampir 20 juta orang kemungkinan meninggal dunia selama tiga tahun terakhir, kata WHO.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Covid-19 bukan lagi "darurat kesehatan global".

Pernyataan itu merupakan langkah besar untuk mengakhiri pandemi, dan diungkapkan WHO tiga tahun setelah pertama kali menyatakan tingkat kewaspadaan tertinggi terhadap virus tersebut.

Para pejabat WHO mengatakan tingkat kematian akibat virus telah turun dari puncaknya yaitu lebih dari 100.000 orang per minggu pada Januari 2021, menjadi sekitar 3.500 pada 24 April.

Direktur WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan setidaknya tujuh juta orang telah meninggal dunia dalam pandemi Covid-19.

'Harapan besar'

Namun dia mengatakan bahwa angka sebenarnya "kemungkinan" mendekati 20 juta kematian - hampir tiga kali lipat dari perkiraan resmi - dan ia memperingatkan bahwa virus Covid-19 tetap menjadi ancaman yang signifikan.

"Kemarin, Komite Darurat bertemu untuk ke-15 kalinya dan merekomendasikan kepada saya agar saya menyatakan berakhirnya [situasi] darurat kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia. Saya menerima saran itu. Oleh karena itu dengan harapan besar saya menyatakan bahwa Covid-19 telah berakhir sebagai darurat kesehatan global," kata Dr Tedros.

Dia menambahkan bahwa keputusan itu telah dipertimbangkan dengan hati-hati selama beberapa waktu dan dibuat berdasarkan analisis data yang cermat.

Namun dia memperingatkan bahwa penghapusan tingkat siaga tertinggi tidak berarti bahaya sudah berakhir dan mengatakan status darurat dapat dipulihkan jika situasinya berubah.

"Hal terburuk yang dapat dilakukan negara mana pun sekarang ialah menggunakan berita ini sebagai alasan untuk menurunkan kewaspadaan, untuk membongkar sistem yang telah dibangun, atau mengirim pesan kepada rakyatnya bahwa Covid-19 tidak perlu dikhawatirkan," katanya.

WHO menyatakan Covid-19 sebagai darurat kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia (PHEIC) pada Januari 2020.

Pernyataan ini menandakan perlunya tindakan global yang terkoordinasi untuk melindungi masyarakat dari virus baru tersebut.

Sekarang, masing-masing negara dipersilakan untuk terus mengelola Covid dengan cara yang menurut mereka terbaik.

Vaksin adalah salah satu titik balik utama dalam pandemi. Menurut WHO, 13 miliar dosis telah diberikan, memungkinkan banyak orang terlindungi dari penyakit serius dan kematian.

Tetapi di banyak negara vaksin belum mencapai sebagian besar dari mereka yang membutuhkan.

Halaman
12
Sumber: BBC Indonesia
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan