Konflik Rusia Vs Ukraina
Serangan Rudal Rusia di Lviv, 6 Warga Ukraina Tewas termasuk Penyintas Perang Dunia II
Serangan rudal Rusia di Lviv menewaskan 6 warga Ukraina, termasuk penyintas Perang Dunia II yang berusia 95 tahun. Lebih dari 30 orang terluka.
TRIBUNNEWS.COM - Rudal Rusia menghantam Kota Lviv, Ukraina, pada Kamis (6/7/2023) dini hari.
Enam orang dilaporkan tewas akibat serangan itu, sementara lebih dari 30 orang terluka.
Seorang lansia berusia 95 tahun, yang merupakan penyintas Perang Dunia II, termasuk dalam korban tewas.
Pada Kamis (6/7/2023) dilaporkan ada empat korban dan bertambah dua pada beberapa jam kemudian.
Tim penyelamat segera mengevakuasi para korban, termasuk mencari kemungkinan korban lainnya di bawah reruntuhan.
Militer Ukraina mengatakan, pasukan Rusia menembakkan 10 rudal jelajah Kalibr dari kapal induk dan kapal selam di Laut Hitam.
Tujuh rudal berhasil dicegat dan tiga rudal lainnya menghantam kompleks apartemen dan bangunan lainnya di Lviv, dikutip dari Al Jazeera.
Baca juga: Presiden Lukashenko: Bos Wagner Yevgeny Prigozhin Ada di Rusia, Bukan di Belarus
"Ini adalah serangan terbesar terhadap infrastruktur sipil Lviv sejak awal invasi besar-besaran," kata Andriy Sadovyi, Wali Kota Lviv.
Ia mengunggah sebuah video di Twitter, yang menunjukkan mobil-mobil yang hancur, jendela pecah, dan puing-puing berserakan di jalanan.
Lebih dari 60 apartemen dan 50 kendaraan telah rusak akibat serangan rudal itu.
Sementara itu, kepala wilayah Lviv, Maksym Kozytskyi, mengatakan ada tempat perlindungan yang terkena rudal.
"Ada tempat berlindung di sebelah rumah yang terkena rudal," kata Kozytskyi.
"Kondisinya bagus dan terbuka pada saat alarm berbunyi. Tapi, hanya lima orang yang berlindung dari seluruh gedung. Sangat mengecewakan," lanjutnya, dikutip dari The New York Times.
Baca juga: Eks Presiden Rusia Medvedev: Perang di Ukraina Bisa Cepat Selesai jika NATO Tak Pasok Senjata
Peringatan serangan udara mulai meraung pada hari Kamis (6/7/2023) sekitar pukul 01.30 pagi di beberapa wilayah Ukraina, termasuk Kota Lviv.
Satu jam kemudian, seluruh negara ditandai "merah" di peta peringatan online, dengan Angkatan Udara Ukraina memperingatkan beberapa rudal bergerak ke arah barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rudal-rusia-menghantam-lviv-ukraina-iu78y.jpg)