Malu, Pemerintah Korsel Minta Bantuan BTS Selamatkan Wajah Negara, Buntut Jambore Pramuka Dunia
Pemerintah Korea Selatan meminta pada BTS agar tampil di konser Jambore Pramuka Dunia untuk menyelamatkan rasa malu nasional.
Namun, acara tersebut berubah menjadi mimpi buruk karena kurangnya persiapan.
Masih dilansir Korea Joongang Daily, sejumlah negara mulai menarik perwakilan Pramuka mereka dari acara tersebut.
Semuanya berawal saat Inggris mengumumkan pada Jumat (4/8/2023), mereka menarik tim Pramukanya dari lokasi Jambore di Saemangeum ke hotel-hotel di Seoul.
Penyebabnya adalah masalah kesehatan, terutama bagi Pramuka berusia 14-17 tahun.
Banyak di antara mereka yang jatuh sakit karena panas terik setelah suhu mendekati 40 derajat Celcius.
Setidaknya, ada 2.500 peserta Jambore yang jatuh sakit pada Minggu (30/7/2023), sebelum pembukaan digelar.
Bahkan, pada Jumat (4/8/2023), jumlah pasien melonjak hingga lebih dari 1.400 orang.
Penyakit umum, termasuk gigitan serangga, ruam kulit, dan kelelahan akibat panas, menjadi pemicu utama.
Lebih buruk lagi, wabah Covid-19 mulai merebak di lokasi acara sejak Kamis (3/8/2023).
Dengan kondisi tersebut dan penanganannya yang berantakan, lebih banyak negara memutuskan menarik perwakilan mereka.
(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bts-8823.jpg)