Konflik Rusia Vs Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-585: Kebakaran Pipa Minyak di Ukraina Barat, 9 Orang Terluka
Berikut update perang Rusia vs Ukraina hari ke-585. Kebakaran besar terjadi di pipa minyak wilayah barat Ukraina menyebabkan 9 orang terluka.
TRIBUNNEWS.COM - Berikut update perang Rusia vs Ukraina hari ke-585.
Kebakaran besar terjadi di pipa minyak wilayah barat Ukraina menyebabkan 9 orang terluka.
Sementara itu, Ukraina meluncurkan serangan drone di wilayah Bryansk, Rusia Selatan pada Sabtu (30/9/2023).
Ukraina juga menandatangani 20 perjanjian dan memorandum dengan mitra asing.
Pertama kali, Inggris akan menempatkan pasukannya di Ukraina untuk program pelatihan.
Selengkapnya, berikut update perang Rusia vs Ukraina hari ke-585, dikutip dari TheGuardian:
Baca juga: Pertama Kalinya, Inggris akan Kirim Tentara Senior ke Ukraina untuk Program Pelatihan
- Kebakaran besar terjadi di pipa minyak wilayah Ukraina Barat
Pihak berwenang wilayah Ivano-Frainskivsk, Ukraina Barat mengatakan akibat kebakaran pipa minyak tersebut, melukai 9 orang.
Gubernur wilayah tersebut, Svitlana Onyshchuk, mengatakan dua anak-anak dan tiga orang dewasa berada dalam kondisi kritis.
Kebakaran terjadi tepatnya di dekat desa Strymba.
Kebakaran tersebut menyebabkan tumpahan minyak seluas 100 meter persegi sebelum padam.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat asap hitam yang mengepul di seluruh desa.
Adapun penyebab kebakaran tersebut hingga saat ini belum diketahui.
- Ukraina luncurkan serangan drone
Gubernur wilayah Brysank, Rusia Selatan, Alexander Bogomaz mengatakan, Ukraina telah meluncurkan drone pada hari Sabtu (30/9/2023).
Serangan tersebut menyebabkan 1 orang terluka, merusak jendela dan atap gedung administrasi.
Melalui Telegram, Alexander Bogomaz mengatakan serangan tersebut terjadi tepatnya di kota Trubchevsk.
Namun sebelum terjadi serangan drone, pasukan Ukraina telah menembaki desa tersebut.
Sehingga 3 rumah rusak akibat tembakan tersebut.
- Ukraina menandatangani 20 perjanjian dan memorandum dengan mitra asing
Pada Forum Industri Pertahanan internasional pertama, yang diselenggarakan Kyiv dengan produsen internasional, Ukraina menandatangi 20 perjanjian dengan mitra asing.
Tidak hanya itu, Ukraina juga menandatangi momerandum mengenai pembuatan drone dan perbaikan serta produksi kendaraan lapis baja dan amunisi.
Dalam forum tersebut, Presiden Volodymyr Zelenskiy mengatakan ingin mengubah industri pertahanan Ukraina menjadi 'pusat militer besar'.
Ia juga mengumumkan membentuk Aliansi Industri Pertahanan.
- Inggris untuk pertama kalinya akan mengirimkan pasukannya di Ukraina
Menteri Pertahanan Inggris yang baru, Grant Shapps, akan menempatkan pasukannya di Ukraina untuk pertama kali.
Tujuannya adalah untuk progam pelatihan para pasukan Ukraina.
Minggu ini, Grant Shapps bertemu Zelensky di Kyiv.
Mereka sedang membahas proposal untuk mengurangi ketergantungan pada Inggris dan basis anggota NATO lainnya.
- Vladimir Putin menandatangani dekrit yang menandai tanggal 30 September sebagai Hari Reunifikasi
Tujuan ditetapkannya 30 September sebagai Hari Reunifikasi adalah untuk memperingati aneksasi ilegal Rusia atas wilayah Luhansk, Donetsk, Zaporizhzhia, dan Kherson di Ukraina.
Dalam pidatonya melalui video, Presiden Rusia mengatakan 'aksesi' mereka ke Federasi Rusia setahun yang lalu adalah 'peristiwa yang menentukan, benar-benar bersejarah, dan mengubah hidup'.
- Menandai peringatan itu, Rusia mengklaim akan mengambil lebih banyak wilayah Ukraina
Mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev menandai peringatan itu dengan menyarankan Rusia mungkin akan mengambil lebih banyak wilayah Ukraina.
“Kemenangan akan menjadi milik kita. Dan akan ada lebih banyak wilayah baru di Rusia,” kata Medvedev.
- Angkatan udara Ukraina menembak jatuh drone kamikaze Iran
Staf umum angkatan bersenjata Ukraina mengatakan telah menembak jatuh drone kamikaze Iran pada Jumat (29/9/2023), malam.
Pasukan Ukraina telah menghancurkan 30 drone Shahed di wilayah Odesa, Mykolaiv dan Vinnytsia.
- Rusia telah merekrut warga Kuba yang kesulitan untuk berperang di Ukraina
Pemerintah Havana, sekutu lama Rusia yang menyatakan pihaknya 'bukan bagian' dari perang.
Pada bulan lalu, mereka juga telah menangkap 17 orang sehubungan dengan jaringan penyelundupan manusia yang memikat warga Kuba untuk berperang demi Moskow.
Menyusul tawaran di media sosial, rekrutan yang secara sukarela pergi ke Rusia untuk bekerja di militer, menurut Reuters.
(Tribunnews.com/Farrah Putri)
Artikel Lain Terkait Perang Rusia vs Ukraina
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/seorang-penyelamat-berupaya-memadamkan-api-menyusul-kecelakaan-di-pipa-minyak-dekat-desa-strymba.jpg)