Rabu, 3 Juni 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Pasukan Israel Mundur Teratur ke Titik Aman di Gaza

Mundur teratur itu dilakukan pasukan Israel sambil mempertahankan kehadiran mereka di Jalur Gaza utara. Titik mundur pasukan Israel di bilang aman

Tayang:
AP/Ohad Zwigenberg
Tentara Israel terlihat selama operasi darat di Jalur Gaza, Rabu, 8 November 2023. Pada Rabu (22/11/2023) Hamas dan tentara Israel dilaporkan mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan pertukaran tahanan. (AP Photo/Ohad Zwigenberg) 

Pasukan Israel Mundur Teratur ke Titik Aman di Gaza

TRIBUNNEWS.COM - Pasukan dan kendaraan militer Israel dilaporkan mundur secara teratur selama 48 jam terakhir per Rabu (22/11/2023).

Mundur teratur itu dilakukan pasukan Israel sambil mempertahankan kehadiran mereka di Jalur Gaza utara.

"Pasukan Israel mundur dalam upaya nyata untuk memposisikan diri mereka ke “titik yang relatif aman” di Gaza," tulis laporan kantor berita Anadolu.

Baca juga: Hizbullah Mengamuk, Rentetan Roket Grad Hantam Fasilitas Militer Israel Balas Kematian Dua Jurnalis

Mengutip para saksi mata, koresponden Anadolu mengatakan pasukan Israel telah mundur ke jarak lebih dari tiga kilometer ke arah barat dari lingkungan Al-Sabra dan pinggiran barat lingkungan Al-Zaytoun hingga ke Kompleks Medis Al-Shifa.

Pasukan Israel juga telah mundur dari wilayah barat-selatan di lingkungan Tal Al-Hawa dan Al-Remal, sampai ke Jalan Al-Rashid di tepi Laut Gaza, menurut saksi mata dan sumber lokal.

Di Jalur Gaza utara, pasukan Israel mempertahankan posisi mereka di daerah terbuka di kota Beit Hanoun dan Beit Lahia.

Mereka mempertahankan posisinya di kota Jabalia, setelah mencapai sekitar Rumah Sakit Indonesia. 

Mundurnya tentara Israel terjadi beberapa jam sebelum kesepakatan gencatan senjata untuk penyanderaan dicapai dengan faksi-faksi milisi perlawanan Palestina di Gaza.

"Titik-titik tersebut dianggap “relatif aman” bagi pasukan Israel, karena mereka telah berada di sana sejak 27 Oktober, setelah melakukan operasi penyisiran dan pemboman yang ekstensif," tulis laporan itu.

Baca juga: Sehari Tekor Rp 4 Triliun, Militer Israel PHK Tentara Cadangan dari Perang Gaza Lawan Hamas

Pasukan tentara Israel terlihat di perbatasan Israel-Gaza selama operasi darat di Jalur Gaza, Rabu, 8 November 2023. Pasukan darat Israel memasuki Jalur Gaza saat mereka melanjutkan perang melawan militan Hamas sebagai pembalasan atas tindakan kelompok tersebut. serangan 7 Oktober yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel. (AP Photo/Ohad Zwigenberg)
Pasukan tentara Israel terlihat di perbatasan Israel-Gaza selama operasi darat di Jalur Gaza, Rabu, 8 November 2023. (AP/Ohad Zwigenberg)

Gencatan Senjata Empat Hari

Keputusan pasukan Israel mundur dari titik-titik 'ofensif' di Gaza ini terjadi setelah Hamas dan tentara Israel mengumumkan perjanjian gencatan senjata 4 hari seiring kesepakatan pertukaran tahanan antara kedua belah pihak.

"Gencatan senjata kemanusiaan selama empat hari telah dicapai antara Hamas dan pendudukan Israel, dengan mediasi Qatar dan Mesir," tulis pernyataan gerakan Hamas dalam sebuah pernyataan pada Rabu (22/11) pagi.

Hamas mengatakan, kesepakatan tersebut dicapai setelah perundingan tidak langsung yang sulit dan rumit.

Perjanjian tersebut melibatkan kesepakatan pertukaran tahanan dan sejumlah klausul yang akan menjamin masuknya bantuan kemanusiaan ke seluruh Jalur Gaza “tanpa kecuali”.

Secara terperinci detail kesepakatan gencatan senjata Hamas-Israel adalah:

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved