Jumat, 29 Agustus 2025

Konflik Palestina Vs Israel

Jumlah Korban Tewas di Gaza Melonjak Lebih dari 15.207 Orang, Israel Membabi-buta Gencarkan Serangan

Jumlah korban tewas di Gaza telah melonjak menjadi lebih dari 15.207 orang, Israel menggencarkan pembantaian di Gaza.

Penulis: Muhammad Barir
Tangkapan layar Twitter/@QudsNen
SERANGAN MILITER ISRAEL- Serangan militer Israel yang makin gencar menyerang Gaza. Jumlah korban tewas di Gaza telah melonjak menjadi lebih dari 15.207 orang, Israel menggencarkan pembantaian di Gaza. 

Jumlah Korban Tewas di Gaza Melonjak Jadi Lebih dari 15.207 Orang, Zionis Israel Gencarkan Genosida

TRIBUNNEWS.COM- Jumlah korban tewas di Gaza telah melonjak menjadi lebih dari 15.207 orang, Israel menggencarkan pembantaian di Gaza.

Sebagian besar korban adalah wanita dan anak-anak, kata Kementerian Kesehatan di Gaza yang dilanda konflik tersebut pada hari Sabtu.

Dalam konferensi pers yang diadakan sore harinya, juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf al-Qudra mengatakan jumlah korban luka meningkat menjadi lebih dari 40.0652 orang.

Juru bicara Qudra menyatakan bahwa 70 persen korban adalah anak-anak dan perempuan.

Baca juga: Israel-Hamas: Seberapa parah kerusakan di Gaza akibat gempuran dan serangan?


280 Dokter dan Paramedis Tewas dalam Serangan IDF

Juru bicara tersebut menegaskan bahwa 280 dokter dan pekerja medis tewas akibat serangan Israel di berbagai wilayah Gaza.

Tentara pendudukan Israel sengaja menargetkan para pekerja di sektor kesehatan agar tidak berfungsi.

Membuat rumah sakit di Gaza yang masih beroperasi tidak mampu menerima warga sipil yang terluka.

Baca juga: Gencatan Senjata Berakhir, Pengeboman Israel Terus Berlanjut di Jalur Gaza, 240 Warga Tewas


31 Dokter Ditahan dan Diinterogasi

juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf al-Qudra mengatakan tentara Israel menahan dan menginterogasi 31 dokter dan pekerja medis di bawah kondisi paksaan dan penyiksaan.

Dia menegaskan bahwa tidak ada tempat yang aman di seluruh Jalur Gaza.

Hal ini bertentangan dengan apa yang diklaim oleh tentara Zionis Israel.

Kementerian Kesehatan Palestina: “Lebih dari 800.000 warga Palestina di Kota Gaza dan Jalur Gaza utara tanpa makanan atau obat-obatan.”

Sedikitnya, 193 warga Palestina tewas sejak berakhirnya gencatan senjata gagal, kata Kementerian Kesehatan Gaza.

Baca juga: Begini Kondisi RS Indonesia di Gaza Kini: Genset Ditembak Israel, Jalan Masuk Dihancurkan

Setidaknya 193 warga Palestina telah tewas dan 650 lainnya terluka di Gaza sejak gencatan senjata Hamas-Israel berakhir pada Jumat pagi, kata juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza pada Sabtu.

Sejauh ini, total korban tewas di Jalur Gaza akibat serangan balasan Israel sejak 7 Oktober telah mencapai 15.207 orang dan 40.652 orang terluka, kata juru bicara Ashraf Al-Qudra,

seraya menambahkan bahwa 389 orang terluka telah meninggalkan Jalur Gaza melalui Penyeberangan Rafah.

Juru bicara tersebut juga menuduh Israel dengan sengaja menargetkan 130 institusi kesehatan dan menghentikan layanan 20 rumah sakit di Jalur Gaza.

Baca juga: Pertempuran Kembali Berkecamuk antara Hizbullah dan Israel, 3 Orang Tewas di Lebanon Selatan

“Kami kehilangan banyak korban luka setiap hari karena kurangnya perawatan di rumah sakit Gaza,” katanya.

“Lebih dari 800.000 orang di Kota Gaza dan Jalur Gaza utara tanpa makanan atau obat-obatan.”

Pertempuran kembali terjadi pada hari Jumat setelah gencatan senjata sementara di Gaza berakhir dan Israel kembali menyerukan warga Gaza untuk pindah ke selatan.

Selain di jalur Gaza, tentara zionis Israel juga menyerang dengan menembakkan amunisi fosfor putih oleh Israel yang dilarang secara hukum internasional di pinggiran kota Khiam, selatan Lebanon.

(Sumber: palinfo, CGTN)

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan