Gaji Pembalap Keirin Jepang: Ada yang Rp42,1 Miliar, Ada yang Hanya Rp1,1 Miliar per Tahun
Saat ini Kazuma berada di kelas A3, sedangkan Kosho masuk dalam kelas SS, kategori khusus yang hanya dihuni 9 pembalap terbaik
Editor:
Eko Sutriyanto
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo – Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Pembalap sepeda profesional Jepang, Kazuma Touki (46), mengaku penghasilannya dari balap keirin kini semakin menurun.
Tergabung dalam Asosiasi Pembalap Keirin Jepang, pria kelahiran Osaka, 2 Oktober 1978 itu menyebut pendapatannya saat ini hanya sekitar 10 juta yen atau Rp1,1 miliar per tahun.
“Penghasilan itu kecil kalau cuma 10 juta yen setahun. Pembalap profesional lain bisa mencapai 380 juta yen setahun,” ungkap Kazuma kepada Tribunnews.com, Jumat (29/8/2025).
Perbandingan itu merujuk pada Kosho Yusaku (34), salah satu bintang keirin yang mencatatkan rekor penghasilan tertinggi dalam sejarah olahraga tersebut, yakni 383.115.596 yen atau Rp42,1 miliar pada tahun 2024.
Baca juga: Menantang Batas! Kisah Perjuangan Para Pesepeda Ultra di Lintang Flores 2025
Saat ini Kazuma berada di kelas A3, sedangkan Kosho masuk dalam kelas SS, kategori khusus yang hanya dihuni 9 pembalap terbaik Jepang.
Menurut Kazuma, usia sangat berpengaruh terhadap performa seorang pembalap.
“Dua puluh tahun lalu saat saya masih muda terasa sekali kekuatan saya. Kini sudah tua, rasanya semakin lemah. Saya khawatir bisa di-PHK karena peringkat terus menurun,” jelasnya.
Jika prestasi terus merosot, ia mengakui kemungkinan besar harus pensiun lebih cepat dari dunia keirin.
Tertarik dengan Indonesia
Meski menghadapi masa sulit dalam karier, Kazuma menyimpan rasa penasaran terhadap dunia balap sepeda di Indonesia.
“Saya belum pernah ke luar negeri. Mungkin Asia dulu, bagaimana kalau Indonesia ya,” ujarnya.
Ia bahkan berencana dalam waktu dekat untuk datang langsung melihat atmosfer balap sepeda di Indonesia.
Gelang Revive Engine Jadi Inovasi Baru untuk Atlet dan Pekerja Lapangan di Jepang |
![]() |
---|
TNI Gelar Latihan Pertempuran Jarak Dekat Hingga Patroli Hutan dengan Tentara AS dan Jepang |
![]() |
---|
Deputi Gubernur BI Ajak Masyarakat Indonesia Gencar Gunakan QRIS yang Kini Resmi Berlaku di Jepang |
![]() |
---|
Potensi Besar Sekali Penetrasi Transaksi Pasar Indonesia-Jepang Pakai QRIS |
![]() |
---|
WNI di Jepang Kini Bisa Gunakan QRIS, Konjen RI Sebut Sebagai Langkah Bersejarah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.