Jumat, 15 Mei 2026

Presiden El-Sisi Menang Pemilu Pilpres Mesir, Siap Jalani Masa Jabatan ke-3

Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi memenangkan pemilu Presiden Mesir dengan 86,9 persen suara. Ini adalah masa jabatan ketiga dan terakhirnya.

Tayang:
CHRISTOPHE ENA / POOL / AFP
Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi berbicara dalam konferensi pers bersama dengan Presiden Prancis setelah pembicaraan mereka di Kairo, pada 25 Oktober 2023. --- Presiden El-Sisi memenangkan pemilu Pilpres Mesir dan akan menjalani masa jabatan ketiganya tahun depan. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, berhasil mendapatkan masa jabatan ketiga sebagai pemimpin Mesir.

El-Sisi menang setelah menyelesaikan penghitungan suara dalam pemilu yang diadakan pada 10-12 Desember 2023.

Presiden El-Sisi memperoleh 89,6 persen suara, menurut Otoritas Pemilihan Nasional pada Senin (18/12/2023).

Jumlah pemilih mencapai 66,8 persen pemilih, hal yang belum pernah terjadi sebelumnya menurut kepala Otoritas Pemilihan Nasional, Hazem Badawy.

Lebih dari 39 juta warga Mesir memberikan suara mereka untuk El-Sisi, mantan panglima militer yang telah memerintah Mesir selama satu dekade, dikutip dari Al Jazeera.

Gambar selebaran yang disediakan Saudi Press Agency (SPA) pada 11 November 2023 ini menunjukkan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sissi menghadiri pertemuan darurat Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI), di Riyadh.
Gambar selebaran yang disediakan Saudi Press Agency (SPA) pada 11 November 2023 ini menunjukkan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sissi menghadiri pertemuan darurat Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI), di Riyadh. (SAUDI PRESS AGENCY / AFP)

Baca juga: Mesir: Israel dan Hamas Terbuka soal Gencatan Senjata Lagi, tapi Ada Hambatan

El-Sisi mencalonkan diri melawan tiga kandidat lainnya, dengan posisi kedua adalah Hazem Omar, yang memimpin Partai Rakyat Republik, memperoleh 4,5 persen suara.

Kandidat berikutnya adalah Farid Zahran, pemimpin Partai Sosial Demokrat Mesir yang berhaluan kiri, dan Abdel-Sanad Yamama dari Partai Wafd.

El-Sisi sekarang akan menjalani masa jabatan ketiganya sebagai Presiden Mesir dan dimulai pada April 2024.

"Rakyat Mesir berbaris untuk memilih bukan hanya untuk memilih presiden mereka untuk masa jabatan berikutnya, tetapi juga untuk menyatakan penolakan mereka terhadap perang yang tidak manusiawi ini kepada seluruh dunia," kata El-Sisi dalam pidato kemenangannya, Senin (18/12/2023).

Dia menggambarkan perang antara Israel dan gerakan Islam Palestina Hamas sebagai tantangan utama Mesir, seperti dikutip dari Reuters.

Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi berbicara pada sesi Segmen Tingkat Tinggi untuk Kepala Negara dan Pemerintahan pada KTT iklim PBB di Dubai pada 1 Desember 2023. Para pemimpin dunia menjadi pusat perhatian pada pembicaraan iklim PBB di Dubai pada 1 Desember, berdasarkan tekanan untuk meningkatkan upaya membatasi pemanasan global ketika konflik Israel-Hamas membayangi pertemuan puncak tersebut.
Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi berbicara pada sesi Segmen Tingkat Tinggi untuk Kepala Negara dan Pemerintahan pada KTT iklim PBB di Dubai pada 1 Desember 2023. Para pemimpin dunia menjadi pusat perhatian pada pembicaraan iklim PBB di Dubai pada 1 Desember, berdasarkan tekanan untuk meningkatkan upaya membatasi pemanasan global ketika konflik Israel-Hamas membayangi pertemuan puncak tersebut. (Giuseppe CACACE / AFP)

Baca juga: Israel Mau Bangun Tembok Anti-Terowongan di Perbatasan Mesir-Gaza

Seperti yang disebutkan sebelumnya, pemilu ini menampilkan tiga kandidat lainnya, yang tidak satupun dari mereka adalah tokoh terkemuka.

Calon penantang paling terkemuka ini menghentikan pencalonannya pada Oktober 2023, dengan mengatakan para pejabat dan preman telah menargetkan para pendukungnya, sebuah tuduhan yang dibantah oleh otoritas pemilu.

Sebelumnya, El-Sisi berkuasa setelah penggulingan presiden pertama Mesir yang dipilih secara populer, Mohamed Morsi, pada tahun 2013.

El-Sisi terpilih kembali pada tahun 2018, di mana pada kedua pemilu sebelumnya ia menang dengan 97 persen suara.

Saat menjabat sebagai Presiden Mesir, El-Sisi memperpanjang masa jabatan presiden dari empat tahun menjadi enam tahun dan mengamandemen konstitusi untuk meningkatkan batas masa jabatan berturut-turut dari dua tahun menjadi tiga tahun.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved