Jumat, 8 Mei 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Paus Fransiskus pada Misa Malam Natal: Malam Ini, Hati Kami Ada di Betlehem

‘Hati kami ada di Betlehem’, kata Paus Fransiskus dalam misa Malam Natal, yang dibayangi oleh perang Israel-Hamas di Gaza.

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Tiziana FABI / AFP
Paus Fransiskus memimpin misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus di Vatikan pada 24 Desember 2023. 

TRIBUNNEWS.COM - Paus Fransiskus menyinggung perang Israel-Hamas sekaligus menyampaikan keprihatinannya tentang pesan perdamaian Yesus selama misa Malam Natal pada Minggu (24/12/2023).

“Malam ini, hati kita berada di Betlehem, di mana Pangeran Perdamaian sekali lagi ditolak oleh logika perang yang sia-sia, oleh bentrokan senjata yang bahkan hingga saat ini menghalangi-Nya untuk menemukan ruang di dunia,” kata Paus Fransiskus dalam homilinya di Basilika Santo Petrus, Vatikan.

Misa malam itu dihadiri sekitar 6.500 orang, dan lebih banyak orang lagi menonton dari layar di luar alun-alun, Axios melaporkan.

Sebelumnya pada hari Minggu, dalam doa Angelusnya, Paus Fransiskus mengatakan:

"Kita dekat dengan saudara-saudari kita yang menderita akibat perang."

"Kita memikirkan Palestina, Israel, Ukraina."

Baca juga: Gereja Katolik Ukraina Tolak Dokumen Paus Fransiskus soal Pemberkatan Pasangan Sesama Jenis

"Kita juga memikirkan semua orang yang menderita kesengsaraan, dari kelaparan, dari perbudakan."

Dilaporkan sebelumnya, perayaan Natal di Betlehem, kota yang diyakini sebagai kota kelahiran Yesus Kristus, di Tepi Barat yang diduduki, dibatalkan tahun ini karena perang Israel-Hamas, lapor Laurin-Whitney Gottbrath dari Axios.

Betlehem tidak lagi menampilkan pohon Natal raksasa, marching band, dan hanya memilih beberapa lampu yang meriah.

Di pusat kota, sebuah bendera besar Palestina dikibarkan dengan spanduk bertuliskan, “Lonceng Betlehem berbunyi untuk gencatan senjata di Gaza.”

“Banyak orang yang mati demi tanah ini,” kata Nicole Najjar, seorang siswa berusia 18 tahun, dilansir Al Jazeera.

“Sangat sulit untuk merayakannya ketika rakyat kita sedang sekarat.”

Paus Fransiskus berbicara beberapa jam setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk berperang lebih jauh ke wilayah kantong Palestina di Gaza.

Netanyahu mengatakan perang melawan Hamas akan berlangsung lama.

“Kami akan berjuang sampai akhir – sampai para sandera dikembalikan, Hamas dilenyapkan dan kami memulihkan keamanan baik di utara maupun selatan,” tambahnya.

“Bethlehem merayakan Natal dengan kesedihan atas apa yang terjadi di Gaza dan di seluruh Tepi Barat, seluruh wilayah Palestina,” kata Menteri Pariwisata Palestina Rula Maayah.

Sebuah pesan dukungan terhadap Gaza terpampang di sebuah bangunan di sebelah alun-alun Gereja Kelahiran di kota Betlehem yang menurut Alkitab di Tepi Barat yang diduduki pada 24 Desember 2023, menjelang misa tengah malam.
Sebuah pesan dukungan terhadap Gaza terpampang di sebuah bangunan di sebelah alun-alun Gereja Kelahiran di kota Betlehem yang menurut Alkitab di Tepi Barat yang diduduki pada 24 Desember 2023, menjelang misa tengah malam. (HAZEM BADER / AFP)

Baca juga: Natal Umat Kristen Palestina dalam Suasana yang Tenang di Betlehem, Tempat Kelahiran Yesus Kristus

Patriark Latin Yerusalem, Pierbattista Pizzaballa, tiba pada hari Minggu di Gereja Kelahiran, mengenakan keffiyeh tradisional hitam dan putih.

“Hati kami tertuju ke Gaza, kepada semua orang di Gaza, tetapi perhatian khusus kami tertuju kepada komunitas Kristen di Gaza yang menderita,” katanya.

“Kami di sini untuk berdoa dan meminta tidak hanya gencatan senjata, gencatan senjata saja tidak cukup, kekerasan hanya menghasilkan kekerasan.”

Paus Fransiskus telah mengajukan banyak permohonan untuk gencatan senjata dalam konflik yang berkecamuk di Gaza dan menyerukan pembebasan semua tawanan.

Ketika Misa Malam Natal berakhir, Paus, yang didorong dengan kursi roda, turun ke basilika dengan patung bayi Yesus di pangkuannya dan diapit oleh anak-anak yang membawa karangan bunga.

Patung itu ditempatkan di palungan di kandang Natal di basilika.

Update Perang Israel-Hamas

Berikut perkembangan terkini seputar perang di Gaza dan Tepi Barat, dikutip dari Aljazeera.

- Setidaknya 70 orang tewas dalam serangan udara Israel di kamp pengungsi Maghazi di Gaza.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina menyebut serangan itu sebagai “pembantaian”.

Orang-orang melarikan diri setelah serangan udara Israel di lingkungan kamp pengungsi al-Maghazi di Jalur Gaza tengah pada 6 November 2023, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan gerakan Hamas Palestina. Ribuan warga sipil, baik warga Palestina maupun Israel, telah tewas sejak 7 Oktober 2023, setelah militan Hamas Palestina yang berbasis di Jalur Gaza memasuki Israel selatan dalam serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang memicu perang yang diumumkan oleh Israel terhadap Hamas dengan pemboman balasan di Gaza. (Photo by Yasser QUDIH / AFP)
Orang-orang melarikan diri setelah serangan udara Israel di lingkungan kamp pengungsi al-Maghazi di Jalur Gaza tengah pada 6 November 2023, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan gerakan Hamas Palestina. (Photo by Yasser QUDIH / AFP) (AFP/YASSER QUDIH)

Baca juga: Netanyahu Akui Israel Rugi Besar, Bersumpah akan Terus Menyerang Gaza, Berdalih Lindungi Nyawa IDF

- Kelompok-kelompok bantuan dan badan-badan PBB mengatakan pemboman Israel membuat implementasi resolusi bantuan kemanusiaan Dewan Keamanan PBB hampir mustahil dilakukan.

- Tentara Israel mengatakan mereka mengambil mayat lima tawanan Israel dari sebuah terowongan di wilayah Jabalia, Gaza.

- Pasukan Israel terus mengalami kerugian dengan lebih dari 12 tentara tewas dalam pertempuran sengit selama akhir pekan.

- Setidaknya 166 warga Palestina tewas, 384 luka-luka dalam serangan Israel dalam 24 jam terakhir.

- Kantor Media Pemerintah di Gaza mengatakan 103 jurnalis kini tewas.

- Lebih dari 20.400 warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel sejak 7 Oktober.

Jumlah korban tewas akibat serangan Hamas terhadap Israel mencapai 1.139 jiwa.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved