Sabtu, 30 Agustus 2025

Konflik Palestina Vs Israel

Jadi Sasaran seperti Bebek, Tentara Israel Mulai Frustasi Hadapi Hamas

Tentara Israel mulai frustasi menghadapi Hamas karena mereka menjadi sasaran seperti bebek di lapangan tembak saat komando militer Israel mulai kacau.

FADEL SENNA / AFP
Tentara Israel membawa peti mati rekan prajuritnya saat pemakaman pada 1 November 2023. --- Tentara Israel takut dan frustasi hadapi Hamas karena menjadi sasaran serangan seperti bebek di lapangan tembak. 

TRIBUNNEWS.COM - Para orang tua dari tentara Israel yang bekerja di unit khusus Maglan di Gaza mengatakan anak mereka merasa frustrasi dan kehilangan motivasi untuk berperang.

Hal ini terjadi di tengah kenyataan operasional yang membuat mereka rentan menjadi sasaran para pejuang Palestina, Hamas.

Keluhan ini disampaikan melalui surat yang dikirimkan kepada komandan “Divisi ke-98” (yang berafiliasi dengan unit tersebut), Letnan Kolonel Dan Goldfus, dan sejumlah komandan angkatan darat, menurut Haaretz, Rabu (21/2/2024).

"Anak-anak kami kehilangan ketajaman dan motivasi untuk bertarung karena mereka tidak bergerak di sebagian besar waktu, seperti bebek di lapangan tembak," kata mereka.

"Sejak memasuki Jalur Gaza, anak-anak kami telah mengungkapkan perasaan sulit, kehilangan kepercayaan diri dalam mengatur waktu dan tugas, rasa tidak aman, dan frustrasi operasional yang besar,” lanjutnya.

Para tentara itu menghabiskan waktu berhari-hari menunggu untuk menerima informasi dan memahami apakah ada rencana masa depan.

"Mereka mengungkapkan perasaan tidak berdaya, ambiguitas, dan frustrasi yang sulit, yang semakin meningkat setelah kejadian baru-baru ini yang mereka alami, yang sayangnya mencakup kematian dan cedera di antara para pejuang unit tersebut," katanya.

Para orang tua itu mengatakan anak-anak mereka berada di garis depan pertempuran sengit dalam jangka waktu yang tidak terbayangkan dan merasa lelah.

Sehingga, mereka menuntut waktu untuk pemulihan dan perawatan bagi para tentara untuk mencegah cedera fisik dan psikologis sebanyak mungkin.

Sejak dimulainya serangan darat Israel di Jalur Gaza pada 27 Oktober 2023, unit Maglan, unit khusus yang khusus menghancurkan sasaran tertentu jauh di medan perang, dikutip dari Anadolu.

Banyak perwira dan tentara Israel dari unit Maglan yang tewas dalam pertempuran dengan faksi-faksi Palestina.

Baca juga: Berkedok Perang di Jalur Gaza, Tentara Israel Curi Senjata dan Dijual ke Geng Kriminal

Haaretz mengatakan setelah kedatangan pasukan batalion Israel ke pusat Kota Gaza, sejumlah tentara Israel menolak meninggalkan pengangkut personel lapis baja sebagai bentuk pemberontakan.

Mereka memberi tahu petugas bahwa mereka tidak memiliki kekuatan psikologis untuk berperang. 

Selain itu, mereka juga khawatir bahwa waktu yang mereka habiskan dalam pertempuran terus-menerus akan membahayakan nyawa mereka dan prajurit lainnya.

Hamas Palestina vs Israel

Segera setelah gerakan perlawanan Palestina, Hamas, meluncurkan Operasi Banjir Al-Aqsa untuk melawan pendudukan Israel dan kekerasan di Al-Aqsa pada Sabtu (7/10/2023), Israel mulai membombardir Jalur Gaza.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan