Senin, 1 Juni 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Analisis Kekuatan Militer Rusia Vs Ukraina Jelang Peringatan 2 Tahun Pertempuran

Ini penjelasan analisis mengenai kekuatan militer Rusia dan Ukraina, menjelang peringatan dua tahun invasi.

Tayang:
BRENDAN SMIALOWSKI, MIKHAIL METZEL / AFP / SPUTNIK
Kombinasi gambar file yang dibuat pada 13 Februari 2023 ini memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) saat konferensi pers dengan Presiden AS di Gedung Putih, di Washington pada 21 Desember 2022 dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat pertemuan Dewan Kepresidenan untuk Sains dan Pendidikan melalui tautan video di Kremlin di Moskow pada 8 Februari 2023. - Ini penjelasan analisis mengenai kekuatan militer Rusia dan Ukraina, menjelang peringatan dua tahun invasi. 

Untuk memberikan gambaran tentang ketergantungan pada drone, Wakil Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov mengatakan bahwa pada tahun 2023 saja, produksi drone dalam negeri meningkat menjadi 300.000, dan jumlah ini belum termasuk sumbangan asing.

"Target tahun ini adalah membuat lebih dari satu juta drone, dengan setidaknya separuh komponennya dibuat di dalam negeri, dalam upaya mengimbangi berkurangnya dukungan Amerika Serikat terhadap Ukraina," urainya.

Industri Rusia telah secara signifikan meningkatkan produksi peluru artileri dan sistem peluncuran ganda (MLRS), bersamaan dengan impor besar amunisi artileri dan rudal balistik Korea Utara.

Rusia kini mampu menembakkan lima peluru untuk setiap satu peluru Ukraina.

Para pembela Ukraina yang putus asa di beberapa wilayah kini terpaksa menembakkan beberapa peluru dalam sehari, hanya untuk mencegah kekalahan.

Sebelum invasi, banyak militer yang terus-menerus membuang persediaan tank mereka.

Namun pengalaman sekarang menunjukkan bahwa tank masih memiliki kegunaan yang besar di medan perang dan tetap menjadi senjata yang tangguh.

(Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved