Konflik Palestina Vs Israel
Pasukan Perlawanan Islam Irak Serang Pangkalan Udara Penting Ashdod Milik Israel dengan Drone
Kelompok Perlawanan Islam di Irak menyerang Pangkalan Udara Ashdod milik Israel pada hari Rabu, (3/3/2024).
TRIBUNNEWS.COM – Kelompok Perlawanan Islam di Irak menyerang Pangkalan Udara Ashdod milik Israel pada hari Rabu, (3/3/2024).
Serangan itu adalah bentuk dukungan pasukan Perlawanan Islam terhadap warga Palestina di Gaza yang kini didera serangan Israel.
“Untuk dukungan kepada masyarakat kita di Gaza, dan sebagai balasan atas pembunuhan yang dilakukan oleh pihak pendudukan terhadap warga Palestina, termasuk anak-anak, wanita, dan lansia,” kata kelompok perlawanan itu dikutip dari Press TV.
Serangan pertama menggunakan pesawat nirawak dan menargetkan Pangkalan Udara Ramat David.
Pangkalan itu adalah pangkalan Israel di wilayah utara dan menjadi tempat penyimpanan jet tempur.
Dalam serangan kedua, pasukan tersebut menyerang “target sangat penting” di Ashdod yang menjadi pangkalan penting Israel. Kali ini pesawat nirawak juga digunakan.
Menurut kelompok itu, serangan kedua adalah bagian dari “fase kedua” operasi pro-Palestina untuk melawan rezim Israel.
Sejak perang di Gaza meletus pada bulan Oktober 2023, kelompok Perlawanan Islam di Irak telah melancarkan banyak operasi militer yang menargetkan Israel.
Serang Bandara Haifa
Pada hari Rabu kemarin kelompok itu juga menyerang Bandara Haifa di Israel.
Dalam serangan itu digunakan pesawat nirawak. Serangan itu juga sebagai bentuk dukungan kepada Palestina.
Baca juga: Takut Diserang Balik Iran, Israel Minta Kedubesnya di Seluruh Dunia Siaga Tinggi
“Serangan ini berada di dalam kerangka fase kedua operasi melawan rezim pendudukan Israel. Serangan ini dilancarkan untuk mendukung warga Palestina dan pembalasan atas pembunuhan oleh entitas Zionis terhadap warga sipil Palestina yang tidak berdaya.
Kelompok Perlawanan Islam menegaskan pihaknya akan terus “menghancurkan benteng musuh”.
Sementara itu, suara ledakan terdengar di dekat Pangkalan Udara Ovda di utara Kota Eilat Israel.
Akan persenjatai puluhan ribu personel
Kelompok Perlawanan Islam di Irak disebut akan mempersenjati puluhan ribu pejuang perlawanan di Yordania.
“Perlawanan Islam di Irak telah menyiapkan peralatannya untuk melengkapi saudara kita, Mujahidin Perlawanan Islam di Yordania, untuk memenuhi kebutuhan 12.000 pejuang dengan senjata ringan dan menngah, peluncur antizirah, rudal taktis, amunisi, banyak bom,” kata Abu al-Aksari, seorang pejabat senior di faksi Kataib Hizbullah, Iran, dikutip dari The Cradle.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ledakan-besari-di-pelabuhan-ashdod-israel.jpg)